Peduli Korban Kebakaran Desa Renda Bima, Relawan Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Uang Tunai

Bima, Talikanews.con – Relawan Ridwan Kamil peduli korban kebakaran di Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dengan cara turun menemui masyarakat, Minggu 8 Mei 2022.

Tergabung dalam Gerakan Nasional Indonesia Juara (GNIJ) NTB, mereka membagikan uang tunai dan sembako kepada warga korban kebakaran rumah di pengujung Ramadan, pada Sabtu 30 April 2022.

“Ini bantuan kemanusiaan. Kami relawan Ridwan Kamil GNIJ NTB berupaya peduli pada warga Desa Renda yang terkena musibah kebakaran,” kata koordinator GNIJ NTB, Sahrul Mubarak.

Dikatakan Sahrul, sebagai sesama anak bangsa, ia merasa terpanggil ingin ikut meringankan penderitaan warga Desa Renda. “Kami coba bersinergi bersama pemerintah daerah serta pihak lain, yang juga turut membantu. Harapannya warga Desa Renda tetap tabah, sabar, dan tidak merasa sendirian,” ucapnya.

Sahrul menambahkan jika giat kemanusiaan semacam ini telah diikrarkan bersama relawan Ridwan Kamil lainnya se-NTB, saat acara silaturahmi warga Jawa Barat di Lombok bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di sela acara MotoGP Mandalika lalu.

“GNIJ NTB dan Pak Ridwan Kamil sendiri berkomitmen, agar apa yang kita perjuangkan membawa manfaat bagi masyarakat luas. Terlebih jika ada musibah, kami ingin berperan aktif turut membantu,” tegasnya.

Ridwan Kamil merupakan pemenang Pilgub Jabar 2018. Sebelumnya, jebolan Arsitektur ITB itu mengemban amanah sebagai Wali Kota Bandung. Sederet terobosan dilakukan Ridwan Kamil selama memimpin.

Di antaranya menggulirkan program Jabar Quick Response (JQR). Sebuah kanal aduan kemanusiaan bagi masyarakat Jawa Barat.

Jabar QR hadir untuk memberikan solusi atau pertolongan pertama, bagi permasalahan yang bersifat kemanusiaan dan darurat.

Seperti penanganan (penjemputan) pasien Covid-19. Santunan bagi keluarga terdampak bencana. Penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat miskin. Perbaikan rumah tidak layak huni. Pemberian perahu bagi pelajar SDN Ciloma Sukabumi, yang mesti menyeberangi sungai saat berangkat dan pulang sekolah. (TN-red)

Related Articles

Back to top button