Pasar Renteng Lombok Tengah yang Menelan Anggaran Rp 120 Miliar di Bongkar Paksa Pedagang

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pasca adanya statemen Kepala UPT Pasar Renteng, Praya Lombok Tengah, Makmun menyebut bahwa Pasar Renteng yang menelan anggaran APBD tahun 2020 sebesar Rp 120 Miliar, diduga salah Desain. Hal itu memicu para pegang di pasar setempat merusak, pasar tersebut. Terbukti dari beredarnya video perusakan yang berdurasi 32 detik.
Dalam video itu, terlihat seorang Laki-laki mengenakan baju koko menggunakan sarung, sedang membongkar bangunan pasar renteng memakai alat Linggis .
Anehnya pembongkaran pasar Renteng itu belum diketahui oleh pengelola dalam hal ini Dinas Prindustrian dan Perdagangan Loteng.
Terkait hal itu kepala UPT Pasar Renteng Makmun saat di konfirmasi belum memberikan jawaban dan memilih diam.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Loteng, HM Suhartono mengaku tidak mengetahui adanya pembongkaran bangunan pasar renteng. Namun pihaknya akan segera mencari tahu alasan pembongkaran tersebut.
“Sebentar saya cari tau dulu siapa yang melakukan pengerusakan itu,” ujarnya singkat. Jumat 25 Februari 2022
Lain halnya dengan Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tenggah, Raden Roro Sri Mulyaningsih. Ia membenarkan adanya pengerusakan itu, namun tengah meminta pengelola pasar untuk mengecek dan mencari tau tujuan dari pembokaran bangunan pasar oleh pedagang.
“Kita tidak ketahui secara pasti tujuan dari pembongkaran bangunan pasar itu,” ujar Roro.
Roro memastikan tidak ada perintah pengerusakan dari pengelola Pasar. “Kita mengetahui adanya pengerusakan itu sekitar 30 menit yang lalu. Itu yang melakukan pembongkaran adalah pedagang,” tutupnya. (TN-03)





