Angka Putus Sekolah di Lombok Tengah capai 1200 orang, Salah Siapa?

Lombok Tengah, Talikanews.com – Angka putus Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SD-SMP) di Kabupaten Lombok Tengah masih tinggi, capai 1200 orang tahun 2021.

Tingginya angka itu membuat Wakil Bupati Loteng, H M Nursiah pertanyakan penyebabnya kepada Dinas Pendidikan.

“Angka ini sangat pantastis, saya minta Dinas Pendidikan segera menyikapi,” tegas Wabup dalam Rakor, Rabu 16 Februari 2022.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan, Loteng Drs H Muliawan mengakui angka tersebut sejak tahun 2021 sekitar 1200 siswa yang tercatat dari Sekolah Dasar (SD) sekitar 5 persen sedangkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sekitar 1 persen.

“Kami tidak menampikan itu, masih banyak angka putus sekolah dari SD-SMP mencapai 6 persen,” katanya.

Muliawan belum mengetahui letak kesalahan, apakah dalam proses input data Dapodik siswa atau memang itu angka real di masing-masing sekolah. Pasalnya data itu masih tergabung dengan data dari Madrasah di lingkungan Kementerian Agama. Namu intinya semua itu akan menjadi catatan agar jangan sampai ada anak yang putus sekolah lagi.

“Apa pun alasannya, ini menjadi PR kita bersama untuk menjaga agar jangan ada lagi anak yang putus sekolah,” tutupnya.(TN-03)

Related Articles

Back to top button