BMKG ungkap penyebab banjir di Wilayah NTB

Mataram, Talikanews.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet ZAM, rilis hasil analisa terkait terjadinya hujan dengan intensitas tinggi pada tanggal 5-6 Desember 2021 disebagian besar Provinsi NTB yang berdampak pada terjadinya banjir di beberapa lokasi di Pulau Lombok.

Berdasarkan hasil pemantauan kondisi Atmosfer di Wilayah Nusa Tenggara Barat saat ini sudah memasuki musim Hujan, kemudian adanya Gelombang Rossby dan Kovergensi serta belokan angin yang terjadi di Wilayah NTB menambah peluang terjadinya pembentukan awan konvektif di beberapa wilayah NTB.

Kondisi ini berdampak pada peningkatan curah hujan yang terjadi di sebagian besar wilayah NTB. Kemudian dilihat dari data Relatif Humidity ( RH ), wilayah NTB terpantau cenderung basah, mulai dari lapisan 850 mb berkisar antara 80 – 90 persen, lapisan 700 mb berkisar antara 80– 95 persen, dan lapisan 500 mb berkisar antara 80 – 95 persen.

“Hal ini juga menjadi salah satu faktor terjadinya hujan dengan intensitas yang cukup tinggi dan berlangsung cukup lama terutama di pulau Lombok,” ungkap prakirawan BMKG ZAM, Yudhit Adiyatma, S.Tr, Selasa 7 Desember 2021.

Ia menjelaskan, untuk banjir yang berada di wilayah pesisir (rob) dikarenakan aktivitas pasang surut air laut pada fase bulan baru, terjadinya rob yang disertai hujan sedang hingga lebat mengakibatkan bertambahnya volume debit air dan meredam pemukiman penduduk di wilayah pesisir pantai. (TN-red)

 

Related Articles

Back to top button