Sukseskan event WSBK, Gubernur NTB bertemu pemilik lahan di Sirkuit Mandalika dan siap melunasi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah bertemu pemilik lahan yang ada di lingkar Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang masih mengklaim lahannya belum di bayar. Langkah itu dilakukan oleh Gubernur, karena ingin sukseskan dan tidak ingin ada yang mengancam jalannya perhelatan Word Superbike (WSBK) tanggal 19 – 21 November mendatang.
Pertemuan Gubernur dengan pemilik lahan, untuk menawarkan solusi penyelesaian sengketa lahan tersebut, berlangsung di salah satu hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Rabu 17 November 2021.
Pada pertemuan itu, Gubernur NTB Zulkiflimansah, mengatakan sebagai perpanjangan tangan pemerintah, dirinya bertemu dengan masyarakat pengklaim lahan untuk menawarkan win-win solution penyelesaian sengketa lahan secara kekeluargaan agar masyarakat tidak di rugikan dengan adanya proyek KEK Mandalika.
“Saya ingin tawarkan kepada masyarakat khususnya kepada pemilik 9 titik lahan di kawasan sirkuit untuk menyelesaikan persoalan sengketa ini dengan cara kekeluargaan,” kata Gubernur seusai bertemu dengan pemilik lahan, Rabu 17 November 2021.
Solusi yang ditawarkan yakni Pemprov NTB bersedia membayar lunas lahan milik masyarakat sebanyak 9 bidang lahab itu dengan catatan, masyarakat pengklaim bersedia menerima pembayaran dengan harga inclube, sama seperti harga lahan di sampingnya.
“Intinya Pemprov bersedia melunasi 9 bidang lahan dengan luas 1,56 hektare milik masyarakat yang berada di dalam Sirkuit itu. Namun jika solusi yang ditawarkan ini ditolak, maka kami serahkan kembali ke masyarakat untuk menempuh jalur hukum,” ungkapnya
Gubernur menjelaskan, dana yang digunakan, peruntukan biaya pembebasan lahan tersebut bukan bersumber dari ITDC, melainkan pinjaman Pemprov NTB di Bank NTB Syariah, untuk menyelesaikan pembebasan sengketa lahan tersebut.
“Berharap dengan solusi yang kita tawarkan ini permasalahan sengketa lahan bisa terselesaikan karena, kalau nunggu dari pihak ITDC untuk menyelesaikan lahan tersebut, mereka tidak bisa bayar lantaran lahan tersebut sudah masuk dalam lahan milik ITDC,” tuturnya.
Terhadap lahan yang berada di luar Sirkuit, Gubernur meminta kepada pemilik lahan supaya membuat tim agar bisa terselesaikan, tetapi setelah event WSBK terlaksana, akan di bahas.
“Kami mintak untuk pemilik lahan yang di luar dari 9 bidang itu, supaya membuat tim dulu,” Ujar Zul
Salah satu dari pemilik lahan yakni Sibawai berharap kepada Gubernur NTB supaya, dalam menyelesaikan sengketa lahan yang ada di Kawasan ITDC agar masyarakat tidak merasa di asingkan di tanah kelahirannya.
“Saya berharap gubernur bukan hanya menyelesaikan 9 bidang tanah itu saja, akan tetapi selesaikan juga lahan-lahan milik masyarakat yang belum dibebaskan ITDC,” tutupnya. (TN-03)





