Jalan rusak dan butuh air bersih, Wakil Ketua DPRD Loteng Minta Pemda serius menangani

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kondisi ruas jalan di wilayah Lombok Tengah bagian selatan, banyak yang rusak dan tidak bisa dilintasi, sehingga membutuhkan perhatian serius. Begitu halnya menyangkut kebutuhan air bersih oleh masyarakat.

Keluhan masyarakat di Dapil IV ini disampaikan oleh Wakil ketua DPRD Loteng, H. Lalu Sarjana dan meminta kepada pemerintah daerah segera menangani perbaikan ruas jalan serta kebutuhan air bersih tersebut.

Lalu Sarjana mengatakan banyak ruas jalan desa yang statusnya perlu di tingkatkan menjadi jalan kabupaten, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalan alternatif menuju destinasi wisata yang ada di beberapa wilayah Lombok Tengah bagian selatan. Namun ruas jalan itu terlihat rusak parah dan membutuhkan perhatian khusus.

Menurut Lalu Sarjan, adanya perhelatan MotoGP ini, Loteng bukan hanya di bicarakan di indonesia melainkan dunia. Untuk itu keinginan masyarakat ini perlu di sampaikan ke Pemda karena jalan itu merupakan akses perekonomian masyarakat.

“Saya menilai beberapa ruas jalan itu perlu di tingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten, hanya saja Pemda belum merespon,” kata Lalu Sarjana, Senin 1 November 2021.

Oleh sebab itu, politisi PKB ini meminta Pemda Loteng segera turun melihat kondisi jalan tersebut, dan segera dikaji agar status jalan desa bisa menjadi jalan kabupaten, supaya bisa di anggarkan perbaikan melalui APBD.

“Panjang ruas jalan ini bukan hanya 200 meter atau 300 meter tetapi ruas jalan ini cukup panjang, karena beberapa ruas jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar desa. Jadi tidak mungkin persoalan ini bisa diselesaikan dengan Pokir saja, lantaran keterbatasan anggaran. Jadi kami harapkan peran serta pemerintah daerah untuk selesaikan persoalan ruas jalan ini,” ujar Sarjana

Selain itu tambah Sarjana, pihaknya berharap agar semua pembangunan di Lombok Tengah mengedepankan asas adil dan merata agar semua masyarakat dapat merasakan pembangunan itu.

“Terlepas dari adanya isu wilayah selatan di anak tirikan dalam hal pembangunan saya tidak mau dengar. Yang saya harapkan minimal ada pemerataan pembangunan, terlebih di wilayah selatan menjadi penyangga pariwisata KEK Mandalika,” ujar Sarjana.

Lalu Sarjana menambahkan, saat dirinya Reses, ada beberapa masukan, kritikan dan permintaan masyarakat, salah satunya mengenai kebutuhan air bersih. Kelangkaan air bersih ini hampir di semua titik, sehingga masyarakat meminta supaya dibangunkan sumur bor dan pengerasan jalan usaha tani.

“Kebanyakan masyarakat di Dapil IV meminta untuk pengerasan jalan usaha tani dan pembuatan sumur bor,” tutup Sarjana. (TN-03*)

Related Articles

Back to top button