Pengamanan Kontingen NTB di Papua Bobol, Barang Berharga di Curi

Mataram, Talikanews.com – Kontingen NTB yang ada di Papua merasa tidak aman karena, Wisma Anggrek Merauke, Nusa Tenggara Timur yang ditempati di bobol pencuri Rabu 13 Oktober 2021, sekitar pukul 03.00 Waktu Indonesia Timur. Akibatnya barang berharga milik Fatanah pegawai Dispora Provinsi NTB seperti Handphone, Dompet, KTP, SIM dan sejumlah uang raib.

Ketua Cluster Merauke, M Nur Haedin menuturkan, pencuri masuk dengan merusak jendela dan memgambil barang barang penting seperti HP, dompet berisi KTP SIM ATM, uang tunai dan tas ransel.

“Saat itu pak Fatanah yang sedang tertidur, kaget melihat sosok orang keluar dari jendela dan langsung meneriaki pencuri. Pelaku berhasil kabur dengan melompati tembok belakang. Kami sayangkan dini hari tadi penjagaan PAM dari Sub PB PON tidak ada, sehingga saya menghubungi Polres Merauke dan beberapa petugas identifikasi TKP. Pagi ini pak Fatanah diminta melaporkan kejadian ke Polres Merauke,” tuturnya.

Persoalan ini lanjut sapaan Edo ini, sudah dilapor ke Bupati Merauke melalui stafnya, juga laporan ke Ketum Panitia Sub PB PON XX Merauke.

“Kami minta pertanggungjawaban PB PON atas kejadian yg menimpa anggota kontingen NTB ini. Kami juga sudah melaporkan diri ke Mapolres Merauke,” kata dia.

Yang membuat heran, padahal keberadaan kontingen tinggal 2 hari lagi karena harus kembali ke Lombok, lantas ada kejadian memilukan ini.

“Padahal aman dan nyaman saja selama kami di Merauke. Bahkan kami gembira karena berhasil membawa pulang 1 medali emas dari cabor Balap Motor,” ujarnya.

Korban berharap ada pertanggungjawaban sub PB PON, namun sampai saat ini belum ada kabar. “Bahkan kami agak takut tinggal di Wisma Anggrek dan minta pindah ke penginapan lain Tapi belum ada respon. Saya selalu Ketua Cluster Merauke was was sehingga kami berkumpul dulu di rumah posko NTB yang kami kontrak,” tutupnya .

Dari foto yang diterima media ini, terlihat ada seseorang menggunakan pakaian Polisi didampingi beberapa orang lainnya sedang identifikasi tempat kejadian perkara.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto yang dikonfirmasi mengatakan akan mencari informasi terlebih dahulu. “Coba saya cari info disana,” pungkasnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button