Tarik daya beli pengunjung WorldSBK, Dispar NTB design kemasan 40 jenis produk UMKM

Lombok Tengah, Talikanews.com – Untuk menarik daya beli pengunjung event World Superbike (WSBK) yang akan diselenggarakan tanggal 19 – 21 November mendatang dan event MotoGP tahun 2022. Dinas Pariwisata NTB design kemasan 40 jenis produk para Usaha Menengah Kecil Masyarakat (UMKM). Bahkan, ragam produk UMKM ini siap dipajang disejumlah hotel tempat menginapnya wisatawan.
“Seluruh produk yang ditampilkan UMKM, kami pastikan sudah terkurasi dengan standar nasional dan internasional. Hingga saat ini sekitar 40 jenis produk UMKM lokal sudah terkurasi seperti kriya, snack, hasil pertanian, madu, sabun, gula, kopi dan ragam lainnya,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi saat meninjau lokasi etalase UMKM di area pintu kedatangan maupun keberangkatan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Lombok, Selasa 5 Oktober 2021, dalam rangka mastikan peran UMKM pada event WSBK.
Menurut Yusron, keberadaan event itu diharapkan bisa menumbuhkan perekonomian 5 – 6 persen. Prediksi pertumbuhan ekonomi NTB ini dipicu oleh peran kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat event WSBK digelar. Karena, ratusan UMKM ikut andil, mendukung suksesnya penyelenggaraan WSBK bagi pertumbuhan ekonomi tersebut.
“Etalase utama produk UMKM nantinya berlokasi di Mandalika. Namun produk ekraf tidak saja terkonsentrasi di Mandalika. Tetapi tersebar di sejumlah lokasi. Termasuk di antaranya di BIZAM Lombok dan stand-stand gerai ekraf yang tersebar di sejumlah destinasi wisata. Meski berbeda lokasi di luar areal Mandalika, UMKM tetap memiliki manfaat dan peran. Penonton dan wisatawan yang datang tidak saja menginap di Mandalika. Bisa tersebar secara masif diberbagai kawasan,” ungkap Yusron Hadi.
Dikatakan Yusron, kebaradaan UMKM yang tersebar disejumlah lokasi itu akan dipadu dengan atraksi budaya. Selain untuk menarik perhatian wisatawan, atraksi budaya dan pentas seni di area galery ekraf dapat meningkatkan atmosfir kunjungan wisatawan di berbagai destinasi unggulan Lombok-Sumbawa. “Kami akan segera membuat designya dengan nuansa budaya lokal. Nanti kita lihat, berapa stage yang bisa kita siapkan,” tuturnya.
Yusron, merinci sejumlah lokasi dengan daya tampung galery UMKM yang bisa dimanfaatkan dibeberapa lokasi. BIZAM saja diperkirakan mampu menampung 302 stand UMKM. Akan mengupayakan juga stand UMKM yang terbuat dari tenda.
Sementara itu, produk UMKM yang bisa ditampilkan ditafsir mencapai 40 jenis. Ragam produk UMKM ini bahkan dikemas sedemikian rupa agar bisa menarik perhatian wisatawan dan tertarik untuk membelinya. Ragam produk UMKM ini bahkan siap dipajang di sejumlah hotel tempat menginapnya wisatawan.
Rencana itu disambut baik Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) NTB, Ahyak Mudin. Ia optimis event WSBK nanti akan memberi manfaat signifikan bagi pertumbuhan ekonomi NTB. Terlebih masyarakat yang wilayahnya merupakan kawasan wisata pedesaan.
“Jika produk unggulan warga (UMKM, red) bisa tercover, akan memberi dampak besar bagi perekonomian masyarakat. Kami optimis pertumbuhan ekonomi NTB bisa terkatrol hingga 5 persen,” katanya optimis.
Masyarakat NTB lanjut Ahyak, terlebih pelaku UMKM berharap banyak event WSBK ini bisa terselenggara sesuai harapan masyarakat NTB. Termasuk dapat memberi dampak ekonomi cukup signifikan setelah hampir dua tahun terpuruk akibat pandemi. (TN-red)





