Penjualan Trade Fair IWAPI tembus Rp 1,3 Miliar, Ini pujian Wagub NTB

Mataram, Talikanews.com – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menggelar Trade Fair yang memamerkan produk UMKM lokal di Atrium Mall Epicentrum Mataram, sejak 2 – 3 Oktober 2021. Kegiatan itu bertema bela beli produk lokal adalah awal yang baik bagi UMKM khususnya NTB, terlebih di masa pandemi, mampu memberikan kontribusi peningkatan ekonomi, dan penjualan hari pertama tembus Rp 1,3 miliar.

Langkah IWAPI ini mendapat pujian dari Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah. Rohmi menyebut, kiprah WAPI patut di apresiasi karena terus mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kunci bersaing adalah kualitas dan kualitas enterpreneur binaan IWAPI ini top,” ungkapnya saat membuka IWAPI Trade Fair di Atrium Mall Epicentrum, Sabtu 2 Oktober 2021.

Rohmi mengatakan, pameran produk UMKM IWAPI bertema bela beli produk lokal adalah awal yang baik bagi UMKM khususnya NTB. Dimasa pandemi, UMKM IWAPI jelas memberikan kontribusi bagi ekonomi.

Sementara itu, Deputi Kewirausahaan dan Koperasi Kementerian Koperasi dan UMKM, Siti Azizah mengatakan, berturut turut Indonesia adalah ranking empat wisata halal, fashion muslim dan keuangan syariah.

“Yang belum itu produk halal sehingga kementerian pada tahun ini memberikan bantuan dan akses modal sangat besar bagi UMKM. Silahkan dimanfaatkan dan mengajukan proposal melalui pemerintah daerah,” sebut Azizah.

Disatu sisi, Ketua Umum IWAPI Nita Yudi, mengatakan, sebagai organisasi pengusaha perempuan terbesar dan terlama sejak 46 tahun lalu, IWAPI adalah tulang punggung Kamar Dagang dan Industri. Dengan 30 ribu anggota yang 98 persennya adalah UMKM senantiasa meningkatkan penjualan, brand, mutu dan jaringan.

Dalam komunitas global, IWAPI juga bekerjasama dan dipercaya oleh Asean Women Enterpreneurship sebagai ketua. Dalam pengembangan pemasaran digital IWAPI telah lama bekerjasama dengan Mocrosoft, Google dan Kemenkominfo sebagai desakan kebutuhan pemasaran baru.

“Pokoknya bagaimana agar perempuan bisa mandiri secara ekonomi. Sekarang ini fokus kita milenial. Pengusaha difabel juga mulai dilibatkan”, jelas Nita.

IWAPI Fair Trade berlangsung dua hari hingga 3 Oktober diikuti 70 pengusaha lokal dan swasta. Diharapkan gelaran pameran kedua ini akan lebih meningkat penjualannya dari yang pertama sebesar Rp 1,3 miliar. (TN-red)

Related Articles

Back to top button