Tabungan Raib di Embat Oknum Kepsek, Puluhan Wali Murid SDN Loangmaka Lapor Polisi

Lombok Tengah, Taliknews.com – Puluhan wali murid SDN Loangmaka melayangkan laporan ke Polsek Janapria atas dugaan penggelapan dana tabungan siswa mencapai puluhan juta, diduga di Embat oknum kepala sekolah setempat.

Salah satu dari Wali Murid SDN Loangmaka, Samsul Haris menuturkan, sebelum menempuh jalur hukum, pihaknya bersama beberapa Wali Murid lainnya telah bertemu oknum kepala sekolah tersebut. Saat itu, oknum bersangkutan mengakui telah menghabiskan tabungan ratusan siswanya dan bersedia untuk mengganti dalam waktu telah di sepakati bersama yakni bulan Agustus 2021.

“Dia (oknum Kepsek) berjanji akan kembali uang itu sebesar Rp 60 juta lebih, bulan Agustus. Tapi sampai hari ini tidak bisa menepati janjinya. Atas dasar itu kami melayangkan laporan ke Polisi,” ujarnya. Sabtu 4 September 2021.

Selaku wali murid sangat kecewa atas ulah oknum kepala sekolah yang tidak amanah terhadap kepercayaan memegang uang tabungan siswa selama setahun itu.

“Mestinya memberikan contoh bagi siswa. Malah mengajarkan siswa tidak baik ketika hak orang di Embat habis,” cetusnya.

Akibat persoalan itu, Haris meminta Dinas terkait turun membantu menyelesaikan persoalan ini, agar tidak menjadi citra buruk dunia pendidikan.

“Kami mohon kepada Bupati, Wakil Bupati Loteng dan Plt Dinas Pendidikan Loteng untuk turun melihat persoalan ini. Kami menaruh mosi tidak percaya terhadap oknum kepala sekolah yang tidak punya rasa malu dan tidak bertanggungjawab atas perbuatannya,” kesal Haris.

Ditambahkan Haris, bukan hanya tabungan siswanya di Embat, malah kuat dugaan dana PIP siswa pun tidak jelas keberadaannya. Oleh sebab itu, semua wali murid akan menyegal SDN Loangmaka ini, jika persoalan ini tidak ada titik temunya.

“Sebelumnya kami tidak persoalkan dana PIP itu. Sekarang kami ingin tau juga kejelasan kemana dana PIP siswa itu. Kalau pihak Dinas tidak ambil sikap, sekolah ini akan kami segal,” tegas dia.

Terkait laporan Wali Murid itu, Kapolsek Janapria, IPTU Muhdar membenarkan telah menerima aduan dari sejumlah wali murid SDN Loangmaka tentang dugaan penggelapan dana tabungan siswa yang diduga dilakukan oknum kepala sekolah setempat.

“Kami sudah mediasi kedua belah pihak, kepala sekolah bersedia mengganti semua tabungan siswa dengan batas waktu hari Kamis 9 September 2021. Kalau tidak maka wali murid akan melanjutkan persoalan ini untuk diproses hukum,” ujar Muhdar

Muhdar menuturkan, pada mediasi kedua kepala sekolah tidak hadir karena sedang menjalani perawatan di Puskesmas.

Disatu sisi, Plt Dinas Pendidikan Lombok Tengah H Muliawan mengatakan, persoalan ini akan diselesaikan pihak UPT setempat.

“Sudah saya perintahkan Kabid dan Kepala UPT untuk menyelesaikan kasus itu,” tutup Muliawan.

Sementara itu, oknum Kepala Sekolah dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait persoalan itu.(TN-03)

Related Articles

Back to top button