Pihak RSUD Praya Bantah Kekurangan Stok Oksigen, Hanya tekanan Menurun sebabkan Pasien Meninggal

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) membantah kekurangan stok oksigen seperti disampaikan olah salah Ahmad Mujitahid dalam akun Facebook. Namun, pihak Rumah Sakit tidak menampik ada pasien yang meninggal dunia, akan tetapi sebabkan tekanan oksigen menurun, itupun pasien Covid-19.

Humas Tim Siaga Covid-19 RSUD Praya
dr Yudha Pramana menegaskan, stok oksy masih aman.”Bukan tidak ada oksigen, hanya saja tekanan oksigen dari penampungan oksigen sentral ke pasien, tekanannya sedikit menurun,” bantahnya, Sabtu malam 24 Juli 2021.

Dokter Yuhda mengakui sebenarnya stok untuk oksigen sentral akan datang sore tadi sore, tetapi pihaknya mendapatkan informasi ada problem pada mobil tangki pengangkut oksigen. Padahal, informasi mobil tangki pengangkut oksigen itu akan datang pada malam hari ini, namun sampai malam hari ini juga belum ada yang datang.

“Ia memang rencana akan datang sore tadi tapi sampai malam hari ini pun belum ada yang datang,” terang Yudha.

Kendati demikian pihaknya sudah mengantisipasi kekurangan oksigen itu dengan memindahkan semua oksigen sentral ke semua tabung oksigen.

“Kita sudah antisipasi itu semua dan alhamdulillah semua pasien sudah teratasi,” ujarnya.

Keterlambatan distribusi oksigen ke RS Praya karena masalah di mobil tangki mengakibatkan kekurangan pasokan sehingga tekanan oksigen ke pasien menurun. Adapun solusi yakni segera melakukan switching ke oksigen tabung 6m3 karena, kersediaan oksigen tabung 6m3 masih banyak.

Akibat kondisi ini, tidak dimungkinkan pemakaian ventilator terhadap pasien tersebut karena tekanan rendah dan berpengaruh pada perburukan penyakit pasien yang membutuhkan ventilator.

Dia juga menyampaikan bahwa ada satu pasie yang kondisinya dalam keadan kritis tetapi pihak keluarganya tidak toleransi dengan kondisi tekanan oksigen yang sedang menurun sedikit.

“Ia memang tadi ada keluarga pasien yang tidak toleransi dengan kondisi oksigen yang turun sedikit walau memang itu dapat mempengaruhi kondisi pasien,” tutupnya (TN-03)

Related Articles

Back to top button