Program TMMD ke-111 Tahun 2021 di Loteng Usai, Ini Capaiannya

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-111 tahun anggaran 2021 dilangsungkan di wilayah Kodim 1620/Loteng usai. Penutupan TMMD itu dipimpin Kasrem 162/WB, Kolonel Arm. I Made Karyawan di Ballrom Kantor Bupati Loteng, Rabu 14 Juli 2021.

Dansatgas TMMD ke-111 yakni Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, melaporkan bahwa, kegiatan ini dimulai tanggal 15 Juni hingga 14 Juli 2021 dan telah menyelesaikan berbagai sasaran, baik fisik dan non fisik, maupun sasaran tambahan.

“Untuk sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang berada di Desa Aikbukaq Kecamatan Batukliang, Desa Sintung dan Desa Bilebante Kecamatan Pringgarata, Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat, dan Desa Kawo Kecamatan Pujut,” paparnya.

Jenis kegiatan, pembangunan sarana transportasi yakni pembukaan jalan baru, pembuatan jembatan, pemasangan Gorong-gorong dan pembuatan talud.

Untuk non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, kamtibmas, pencegahan Narkoba, pencegahan penyebaran Covid-19, ketahanan pangan, bencana alam, pertanian dan peternakan, penyuluhan kesehatan dan Stunting, penyuluhan KB. Kegiatan sosialisasi berikan pompa Hidram dan kesadaran bela Negara.

Tidak hanya itu lanjut Dandim. TMMD tahun ini juga terdapat kegiatan tambahan seperti rehab tembok musalla Desa Kawo dan Desa Bonjeruk, pembibitan Pohon Mangrove serta membuka lahan pertanian seluas 11,6 Hektare di Desa Selongblanak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah.

“Sebagaimana dijelaskannya kegiatan TMMD ini merupakan salah satu bagian dari tugas pokok TNI-AD dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya, membantu tugas pemerintahan di daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, layaknya di Kabupaten Lombok Tengah saat ini,” tutur Dandim.

Mendengar hal itu, Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri merasa puas dan bangga, serta syukur sekaligus terimakasih atas terlaksananya kegiatan TMMD sesuai harapan masyarakat termasuk pemerintah.

“Tentu dalam hal ini tiada kata yang pantas saya sampaikan kepada TNI selain ucapan terimakasih telah ikut membangun Lombok Tengah yang di aplikasikan dalam program TMMD,” ujar Pathul.

Disatu sisi, Kasrem 162/WB, Kolonel Arm. I Made Karyawan menyampaikan atas nama Pangdam IX/Udayana merasa prihatin terhadap pandemi Covid-19 yang masih melanda di seluruh dunia termasuk semua wilayah Indonesia.

“Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan pribadi dan keluarga agar terhindar dari pandemi dengan selalu mempedomani ProKes. Kita bersama-sama berdoa, semoga semua bencana yang melanda wilayah kita cepat berakhir sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti sedia kala,” kata Kasrem sampaikan amanat Pangdam.

Berakhirnya TMMD ini, dirinya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait terhadap dukungan dan partisipasinya yang telah mensukseskan kegiatan TMMD Ke-111, terlebih kepada masyarakat karena terus menunjukkan sinergitas.

“Mudah-mudahan apa yang telah dibangun ini dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di daerah,” kata dia.

Ia berharap supaya masyarakat merasa memiliki dan peduli terhadap hasil-hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan TMMD kali ini.

“Pelihara dan rawat dengan baik sarana dan prasarana yang telah dibangun, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama,” harapnya.

Terlebih, tema TMMD kali ini “Wujud Sinergi Membangun Negeri”, dirinya mengajak semua elemen masyarakat pertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI-Rakyat. “Kita tidak boleh mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI,” ucapnya.

Kepada Dansatgas TMMD Ke-111, lakukan evaluasi secara menyeluruh untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang. Kemudian, kepada para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini segera kembali ke induk pasukan, perhatikan faktor keamanan selama di jalan dan tetap jalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Adapun secara keseluruhan rangkaian kegiatan penutupan TMMD Benar-benar disusun secara matang dan terarah oleh panitia penyelenggara, dalam hal ini Kodim 1620/Loteng,

Penutupan TMMD itu dirangkai acara peninjauan hasil kegiatan TMMD dan peresmian jalan untuk di serahkan kepada masyarakat Desa Aikbukak.

Untuk di ketahui kegiatan TMMD ke-111 tahun ini meliputi sasaran fisik antara lain pembukaan jalan baru 4 x 760 meter menghubungkan dusun Mesoran menuju dusun Seganteng Bat desa Aik Bukak 100 persen, pembuatan jembatan 4×4 meter 1 buah 100 persen, pembuatan plat deker 2×4 meter 1 buah 100 persen, pemasangan gorong-gorong 4 titik 100 persen, talud panjang 30 meter tunggi 1,5 meter 100 persen.

Sasaran kedua pembukaan jalan baru 3×791 meter menghubungkan dusun Surebaye menuju dasan Kebon Tengak Bat Peken desa Bonjeruk 100 persen, pembuatan plat deker 2 buah 100 persen, pemasangan gorong-gorong 2 titik 100 persen,

Sasaran ketiga yakni pembukaan jalan baru 3×471 meter di dusun Jenggala menuju Tapon Timur desa Bilebante 100 persen, pembuatan plat deker 1×3 meter 2 buah 100 persen.

Sasaran keempat yakni pembukaan jalan baru 4×1.520 meter di dusun Sarang Angin menuju saluran irigasi perbatasan desa Kawo dengan desa Gapura 100 persen, pembuatan plat deker panjang 2×4 meter 100 persen,

Sasaran kelima pembukaan jalan baru 3×714 meter di dusun Lempenge menuju dusun Sintung Timur 100 persen, pemasangan gorong-gorong 5 titik 100 persen.

Adapun sasaran non fisik telah dilaksanakan dengan baik meliputi penyuluhan kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan dan stunting, pertanian, Kamtibmas, KB KES, peternakan, bencana alam, kegiatan di Posyandu dan Posbindu, HAN Pangan, sosialisasi Prokes Covid-19, penyuluhan narkoba, penyuluhan rekrutmen prajurit TNI, dan sosialisasi tentang pompa Hidram.

Sasaran tambahan diantaranya rehab Mushola Rabul Iman dusun Sarang Angin desa Kawo berupa pintu gerbang panjang 3 meter x lebar 2,5 meter, pelester, pengecatan tembok pagar panjang 80 meter 100 persen.

Kemudian, peninggian tanggul sungai 1 meter dan lebar 5 meter untuk mengairi lahan pertanian seluas 100 hektar di dusun Siwi desa Setuta kecamatan Janapria 100 persen, penanaman pohon nangka dan sentul sebanyak 5000 pohon di lokasi sasaran TMMD 100 persen, rehab Mushola Kholid bin Walid dusun Kebon Tengak desa Bonjeruk, Plester keliling tembok pembatas = 180 M2 100 persen, penembokan kerusakan sebelah kanan 8,20 M2 100 persen, buka lahan pertanian baru luas 11,6 Ha di dusun Serangan desa Selong Belanak 100 persen. (TN-03)

Related Articles

Back to top button