Izin Pembangunan Klinik di Lahan Produktif, Sekdis Pertanian dan Peternakan Lobar Lempar ke Kadis

Lombok Barat, Talikanews.com – Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Lobar, Nusa Tenggara Barat, Damayanti mulai saling lempar dengan Kepala Dinas, terkait adanya izin pembangunan Klinik di Desa Babussalam, di atas lahan produktif.
“Kalau masalah izin yang membolehkan ada pembangunan Klinik di atas lahan pertanian produktif, lebih jelasnya silahkan tanya ke Kepala Dinas atau Kepala Bidang Sarana dan Prasarana,” ungkapnya saat ditemui media ini, Kamis 3 September 2020.
Damayanti enggan komentar terkait kisruh pembangunan Klinik tersebut. Apalagi saat ini ada penolakan dari masyarakat setempat.
Untuk diketahui, sejumlah warga Desa Babussalam terus menolak dan menyetop pembangunan Klinik Pratama Buana Medika tersebut karena, belum ada sosialisasi dampak negatif dan positif terhadap keberadaan klinik ini.
Warga juga mempertanyakan terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diatas lahan pertanian produktif yang merupakan sumber kehidupan masyarakat.
Kepala Desa Babussalam, Kecamatan Gerung, M Zaini membenarkan bahwa, belum ada sosialisasi terkait pembangunan Klinik tersebut. Hal ini menjadi tugas pemerintah desa memfasilitasi pihak perusahaan dengan masyarakat yang menolak.
Mestinya lanjutnya, ada unsur BPD dan Kepala Dusun sebagai corong masyarakat untuk menginformasikan apa saja yang terjadi di tempat itu kalaupun tidak formal.
“Kesimpulan pertemuan Rabu 2 September 2020, mencari solusi dengan catatan pihak perusahaan segera melakukan sosialisasi,” ungkapnya.
Kades juga menyinggung adanya pembangunan Klinik diatas lahan produktif seperti dipertanyakan Lembaga Swadaya PPLS yang belum mendapatkan jawaban resmi dari Dinas Pertanian dan Peternakan Lobar.(TN-08)





