Wabup Lotim Apresiasi Peran Media di Tengah Pandemi Covid-19

Lombok Timur, Talikanews.com – Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur, H. Rumaksi SJ. Memberikan apresiasi atas perjuangan awak Media dalam memberikan informasi ke masyarakat meskipun di tengah Pandemi covid-19.
H. Rumaksi juga memberikan apresiasi terhadap media yang dengan sigap membantu meluruskan setiap informasi yang simpang siur di tengah masyarakat, seperti pembukaan masjid yang sempat menjadi perbincangan hangat.
“Dalam simpang siur informasi itu saya melihat peran media sangat luar biasa, dalam mensosialisasikan apa yang sebenarnya direncanakan oleh pemerintah,” ungkapnya, Rabu (20/05) dalam acara buka bersama dengan wartawan di kediamannya.
H. Rumaksi kembali menegaskan bahwa yang dimaksud oleh Bupati dalam rapat bersama Forkompinda itu ialah akan melakukan Rapid test berbasis pasar dan masjid sebagai dasar untuk menentukan bisa tidaknya melaksanakan sholat idul Fitri tahun ini.
Dia menilai peran media dalam meluruskan kesalahpahaman itu sangat patut diapresiasi, mengingat potensinya menimbulkan kegaduhan sangat besar di masyarakat.
Selain itu, dia juga mengatakan bahwa media berperan penting di dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait kinerja pemerintah.
“Baik dan buruknya suatu daerah atau negara sangat tergantung pada media,” ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjut H. Rumaksi, pemerintah tidak boleh jauh dengan media. Karena seluruh aksentuasi yang dilakukan oleh pemerintah, baik keberhasilan dan kekurangannya akan disosialisasikan oleh media kepada masyarakat luas.
Terkait dengan penanganan covid-19 di Lotim, H. Rumaksi mengatakan bahwa Covid-19 yang tengah dihadapi dunia saat ini merupakan sesuatu yang tidak pernah kita rencanakan. Sehingga sangat wajar jika dalam penanganan masih banyak kekurangan.
“Jangankan untuk sesuatu yang tidak kita rencanakan, yang sudah kita rencanakan saja masih sering banyak kekurangan,” tegasnya.
Oleh karena itu, dia meminta awak media untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam mengikuti Protokol kesehatan yang telah ditentukan.
“Agama telah mengajarkan untuk taat dan patuh kepada Allah, Rasul dan pemimpin di antara kita,” tutupnya. (TN-08)





