Reaktif RDT Covid-19, Dua Warga Meninting Lombok Barat Tolak Test Swab

Lombok Barat, Talikanews.com – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Barat berupaya untuk uji Swab terhadap dua warga Meninting yang reaktif hasil RDT. Kedua orang tersebut, tidak mau ditest Swabnya.

“Dua warga kita berinisial D (50) dan M (22) yang menolak dites swab. Kedua orang ini diduga memiliki hubungan kontak langsung dengan pasien 203 berinisial S asal Dusun Tegal Desa Meninting Kecamatan Batu Layar yang sudah sembuh beberapa hari lalu,” ungkap Sekcam Batu Layar Afgan Kusumanegara di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar.

Dia menyebut, pasien yang sembuh berinisial S ini masih satu rumah dengan dua orang yang reaktif ini karena masih ada hubungan keluarga, tetapi dikhawatirkan pasien yang sembuh ini bisa mempaparkan lagi.

“Kita dari pihak Kecamatan upayakan agar dua orang yang reaktif ini tidak khawatir untuk test swab. Padahal mereka ini cukup aktif sehingga kami khawatir masyarakat ikut tertular,” tuturnya.

Jika upaya secara keluarga tidak bisa, dia telah berkoordinasi dengan pihak puskesmas, pihak kepolisian dan pihak TNI untuk melakukan penindakan tegas dan menjemput paksa.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit Dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan Lombok Barat, H. Ahmad Taufiq Fatoni menuturkan kalau yang berat di daerah meninting karena masalahnya orang tuanya yang masih pagah (bandel), kalau di anaknya tidak ada masalah dan tantangan ada di orang tua.

“Upaya kami di Dinas Kesehatan bekerjasama dengan forkopimcam untuk segera melakukan penjemputan di rumah warga tersebut dengan melibatkan pihak kepolisian dan TNI,” tegasnya.

Untuk diketahui, data update positif Covid-19 di Lobar sebanyak 51 orang. (TN-red)

Related Articles

Back to top button