Korban Positif Covid-19 di NTB Makin Drastis, Hari Ini 12 Orang, Total Kasus 165 dan 141 Masih Terpapar

Mataram, Talikanews.com – Korban positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat menunjukkan tren peningkatan. Hari ini Jumat 24 April 2020 terkonfirmasi 12 korban baru positif virus corona, total keseluruhan 165 kasus, 141 diantara masih terpapar, 15 orang dinyatakan sembuh.

“Jumat 24 April 2020 telah dilakukan pemeriksaan 94 sampel swab dengan hasil 82 sampel negatif dan 12 sampel kasus baru positif Covid-19,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi.

Adapun korbannya inisial M (63) laki-laki, usia warga Desa Kuang, Taliwang, Sumbawa Barat, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 65. Pasien inisial RW (18) laki-laki, warga Desa Belanting, Sambelia, Lombok Timur, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien inisial AP (47) laki-laki, warga Desa Labuhan Lombok, Pringgabaya, Lombok Timur, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien inisial AM, (40) laki-laki, warga Karang Taliwang, Cakranegara, Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien S, (41) laki-laki, Babakan, Sandubaya, Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien WS, (18) laki-laki, usia 18 tahun, warga Sayang – Sayang, Cakranegara, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Pasien Y, (42) laki-laki, Karang Taliwang, Cakranegara, Kota Mataram, kontak dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien R,(23) perempuan, Pejarakan, Ampenan, Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 89.

Pasien AH, (26) perempuan, Pejeruk, Ampenan, Kota Mataram, kontak dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien AM, (24) laki-laki, Pagutan Timur, Mataram, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Jakarta. Pasien inisial LMAA, (39) laki-laki, Monjok, Selaparang, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien DMP, (52) laki-laki, Taman Sari, Ampenan, Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 04.

“Dengan adanya tambahan 12 (dua belas) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 5 (lima) orang tambahan kasus sembuh, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di NTB sebanyak 165 orang, dengan rincian 20 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 141 orang masih positif,” kata Gita.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, lanjut Sekretaris Daerah Provinsi NTB ini, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Mengenai populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Sebanyak 522 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 1.093 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 28 orang reaktif, dan 1.894 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 423 orang reaktif, serta PPTG perjalanan Bogor diperiksa 101 orang dengan hasil 14 orang reaktif.

“Semua orang dengan hasil RDT reaktif
dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19,” ujarnya.

Dia menambahkan data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 394 orang dengan rincian 247 orang PDP masih dalam pengawasan, 147 orang PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.690 orang, terdiri dari 820 orang masih dalam pemantauan dan 3.870 orang selesai pemantauan.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 2.107 orang, terdiri dari 1.390 orang masih dalam pemantauan dan 717 orang selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan
Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 46.936 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.387 orang, yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 33.549 orang.

Menurutnya, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah selama masa pandemi Covid-19 ini.

Apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

“Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB  di nomor 0818 0211 8119. (TN-red)

Related Articles

Back to top button