Jumlah status PDP Berdasarkan Hasil Rapid Test di Lotim Terus Bertambah

Lombok Timur, Talikanews.com – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan covid-19 Kabupaten Lombok Timur kembali merilis tambahan pasein dalam pengawasan (PDP) di Lotim sebanyak lima orang berdasarkan hasil rapid test reaktif.
Juru bicara Satgas Covid-19 Lotim, Dr. H. Pathurrahman menyampaikan bahwa 5 tambahan itu adalah orang yang naik status jadi PDP setelah hasil Rapid Testnya reaktif.
“Ya benar tambahan PDP ini karena hasil Rapid Testnya reaktif” ungkapnya. Kamis (23/04).
Dengan tambahan 5 PDP tersebut, maka total jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang ada di Lotim sebanyak 94 orang, di mana 39 orang di antaranya menjalani karantina terpusat di Rusunawa Labuhan Lombok dan di Pondok pesantren Al Gontory Aikmel. Sementara 54 orang lainnya sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Selong dan 1 orang sisanya sedang dalam tahap pemulihan di RSUP Mataram.
Mengenai tambahan 5 PDP di atas, Jubir Satgas Covid-19 Lotim, Pathurrahman menjelaskan bahwa 2 orang di antaranya berasal dari Kecamatan Sakra, 2 orang lainnya dari kecamatan Pringgabaya. Dan 1 orang berasal dari Kecamatan Wanasaba” kata dia.
Sementara untuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) yang masih dipantau dan menjalani karantina di Lotim sebanyak 271 orang, di mana 19 di antaranya menjalani karantina terpusat di Rusunawa Labuhan Lombok dan 252 orang lainnya menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing.
Untuk kategori orang tanpa gejala (OTG) yang masih menjalani karantina mandiri di Lotim sebanyak 539 orang. Sementara untuk pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG) yang masih menjalani karantina mandiri dan masih dalam pantauan tim medis sebanyak 3.545 orang.
Untuk kasus Positif covid-19 di Lotim Pathurrahman mengaku bahwa dua hari terakhir ini tidak ada tambahan kasus Positif di Lotim, sehingga jumlahnya masih tetap di angka 19 orang, di mana 4 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Dengan demikian, jumlah pasien positif covid-19 yang masih dirawat sebanyak 15 orang.
Mengenai upaya tim gugus tugas melakukan kontak Tracing terhadap orang-orang yang diketahui kontak erat dengan pasien positif covid-19, Pathurrahman menyatakan bahwa tim medis masih terus melakukan penyisiran di lapangan.
Oleh karenanya supaya penyebaran covid-19 bisa cepat dihentikan, Dia menghimbau masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang telah ditentukan.
“Sembari menunggu hasil kontak Tracing teman-teman di lapangan guna memutus penyebaran covid-19, maka mari kita tingkatkan kedisiplinan dalam melakukan upaya pencegahan penularan Covid 19 ini, seperti menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, dan menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat,” tutupnya. (TN-08)





