Korban Positif Covid-19 di NTB Makin Bertambah, Data Terakhir 115 Orang, Masih Dirawat 100 Pasien

Mataram, Talikanews.com – Perkembangan jumlah korban positif virus corona di Nusa Tenggara Barat terus bertambah. Data terakhir, sebanyak 115 orang dinyatakan positif Covid-19 setelah terkonfirmasi 7 orang per tanggal 22 April 2020.
“Dengan adanya tambahan 7 (tujuh) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total menjadi 115 orang. Tidak ada pasien sembuh baru, dan tidak ada kematian baru. Rincian 11 orang sudah sembuh, 4 (empat)
meninggal dunia, serta 100 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi.
Gita memaparkan identitas pasien positif virus corona yang terkonfirmasi, yakni inisial NI, (72) laki-laki, asal Kelurahan Dayan Peken, Kota Mataram, tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19.
Pasien AK, (55) laki-laki, Desa Jelantik, Kecamatan Lombok Tengah, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien SH, (28) laki-laki, Buwun Mas, Lombok Barat, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien R, (30) laki-laki, Sigerongan, Lombok Barat, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Kemudian pasien RPL, (54) perempuan, usia Desa Sandik, Lombok Barat, riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 30. Pasien MS, (36) laki-laki, asal Desa Giri Sasak, Lombok Barat, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.nPasien AA, (57) laki-laki, Desa Lembah Sempaga, Lombok Barat, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif,” kata Gita.
Sekda Provinsi NTB ini menjelaskan populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Sebanyak 506 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 600 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 22 orang reaktif, dan 1.299 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 354 orang reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19.
Data jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lanjut Gita sebanyak 324 orang dengan perincian 193 orang PDP masih dalam pengawasan, 131 orang PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.610 orang, terdiri dari 879 orang masih dalam pemantauan dan 3.731 orang selesai pemantauan.
Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.756 orang, terdiri dari 1.249 orang masih dalam pemantauan dan 507 orang selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan
Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 45.020 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.366 orang dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 31.654 orang.
Berdasarkan pantauan kata Gita, masyarakat di desa sudah sangat tertib dan disiplin menjalankan protokol pencegahan Covid-19, bahkan jauh lebih tertib dibandingkan dengan kondisi di wilayah perkotaan. Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada aparat beserta seluruh masyarakat desa.
“Kita berharap kondisi dan suasana yang tertib ini dapat terus dijaga dan dapat dicontoh oleh masyarakat lainnya demi keamanan dan keselamatan kita bersama. Mudah-mudahan dengan upaya dan disiplin kita semua wabah Covid-19 ini segera berakhir,” harap Gita. (TN-red)





