Rapid Test Reaktif, 10 ODP di Lotim Naik Status jadi PDP

Lombok Timur, Talikanews.com – Sebanyak 10 warga Lombok Timur masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik statusnya jadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah melalui rapid test menunjukkan reaktif.

Sekertaris Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Lotim, Drs. H.M. Juaini Taofik menyampaikan, 8 (delapan) diantara 10 orang yang ditetapkan naik status PDP itu sudah dirujuk ke ruang Isolasi RSUD Selong guna mendapatkan perawatan intensif. Dua sisanya masih dalam perjalanan.

“Data terbaru dari RSUD Selong menunjukkan bahwa pada hari ini PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di Lotim bertambah 10 orang” ungkapnya, Selasa (14/04).

Juaini tidak memberikan keterangan lengkap terkait identitas tambahan PDP tersebut, kecuali hanya menyebutkan daerah asalnya secara umum.

“Dari 10 PDP tambahan itu, 3 di antaranya dari Sakra, kemudian 3 orang asal Sukaraja, 1 dari Pengadangan, 1 orang Keruak, 1 orang Terara dan 1 orang rujukan dari Rusunawa Labuhan Lombok,” kata dia.

Sekertaris Daerah (Sekda) Lotim itu juga memprediksi kemungkinan adanya data tambahan PDP di Lotim. Tim Satgas Covid-19 meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik berlebihan.

Selain itu, Juaini mengajak semua lapisan masyarakat untuk berdoa dan memberi semangat kepada tim medis Covid-19 agar selalu diberikan kekuatan dan semangat dalam membasmi penyebaran virus di Lotim.

Adanya tambahan 10 PDP itu, maka total PDP di Lotim menjadi 27 orang, 11 diantaranya dinyatakan selesai dalam pengawasan.

Untuk orang dalam pengawasan (ODP) di lotim sebanyak 441 orang, data Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih dalam pemantauan berjumlah 203. Sedangkan data Para Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yang masih menjalani karantina sebanyak 4.356 orang.

“Adapun positif covid-19 di Lotim masih tetap di angka 6 kasus. 3 diantaranya dinyatakan sembuh dan dipulangkan,” pungkasnya. (TN-08)

Related Articles

Back to top button