Sembuh, 11 PDP di Kota Mataram sudah di Pulangkan

Mataram, Talikanews.com – Pemerintah Kota Mataram update data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan sebanyak 11 orang, dari total PDP sebanyak 30 orang. Sebanyak 19 orang masih dalam pengawasan dan 11 orang selesai pengawasan.

“Alhamdulillah, 11 orang PDP dinyatakan sembuh berdasarkan hasil tes kesehatan terakhir dan mereka sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kota Mataram, Drs. I Nyoman Suwandiyase, Sabtu (04/04) di Mataram.

Dia menjelaskan, data Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Mataram per 3 April 2020 sebanyak 210 orang, sebanyak 96 orang dinyatakan selesai dalam pemantauan dan 115 masih pemantauan. Sedangkan 3 (orang) positif virus corona, dua diantaranya dalam perawatan, satu meninggal dunia.

” 1 PDP masih dalam pengawasan dan 1 positif virus corona namun status luar daerah. Begitu halnya terhadap Warga Negara Asing, 1 PDP masih dalam pengawasan dan 5 ODP selesai dalam pemantauan,” kata dia.

Nyoman merincikan data ODP maupun PDP per Kecamatan. Untuk di Kecamatan Ampenan, sebanyak 6 PDP dan 30 ODP. Di Kecamatan Sekarbela sebanyak 3 PDP, 42 ODP. Kecamatan Mataram, sebanyak 5 PDP dan 54 ODP.

Selanjutnya Kecamatan Sandubaya sebanyak 4 PDP, 30 ODP. Kecamatan Cakranegara, 6 PDP, 25 ODP dan di Kecamatan Selaparang, 4 PDP, 24 ODP dan 2 positif virus corona.

Adanya data tersebut, Nyoman mengimbau kepada masyarakat Kota Mataram untuk tetap tenang, jangan panik namun harus waspada. “Paling utama, jaga kesehatan, kebersihan, pola makan, jaga jarak dan tetap dirumah untuk sementara waktu,” pintanya.

Nyoman menambahkan, release Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Mataram mengkonfirmasi bahwa Sabtu tanggal 4 April 2020 telah meninggal dunia inisial YR (55), alamat Griya Seruni, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan dengan status Pasein Dalam Pengawasan (PDP).

Almarhum telah dirawat sejak tanggal 30 Maret 2020 di RS Kota Mataram, dengan
status pasien rujukan dari Klinik Asy-Syifa lalu dijemput oleh tim PSC 119 RS Kota
Mataram. Keluhan pada saat datang batuk dan pilek 5 hari, sesak 3 hari, demam
sehari.

Dimana, tanggal 31 Maret 2020 almarhum telah melakukan uji swab yang dikirim ke
Litbang Kemenkes RI dengan status saat ini masih menunggu hasil uji swab tersebut.

“Adapun Riwayat perjalanan. Almarhum memiliki riwayat kontak dengan pasien
terkonfirmasi positif Covid-19 (Cluster Bogor),” tuturnya.

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 lanjutnya, petugas medis melakukan contact
tracking terhadap kelurga dan orang yang pernah kontak dengan almarhum.

Diharapkan kepada semua lapisan masyarakat Kota Mataram untuk tetap tenang, menerapkan physical distancing, hindari keramaian, kurangi aktifitas di luar rumah dan melakukan pola hidup sehat.

“Pemerintah Kota Mataram menyediakan layanan Call Center penanganan Covid-19 di
Nomor 119 / 112 / 081 914 618 063,” pungkas Nyoman (TN-red)

Related Articles

Back to top button