108 Orang Warga NTB di Sentani, Delapan Diantaranya Terbang Hari Ini

Jayapura, Talikanews.com – Sebanyak 108 orang warga Wamena, Papua asal NTB sudah berhasil di evakuasi di Sentani Jayapura. Sebanyak Delapan orang diantaranya akan dipulangkan hari ini Jumat (04/10) ke NTB dari Bandara Jayapura-Denpasar-Lombok dan diperkirakan tiba di Lombok pukul 16.00 WITA, sisanya 100 orang menyusul.
Kabid Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Sosial Provinsi NTB, H Amir menjelaskan, adapun Delapan orang warga Wamena asal NTB yang diberangkatkan hari ini Lima orang berasal dari Kabupaten Lombok Tengah dan Tiga orang dari Lombok Timur.
“Mereka telah diberangkatkan pukul 09.00 wita menggunakan pesawat Garuda via Timika kemudian menuju Denpasar, dari Denpasar ke Lombok menggunakan Lion Air dan insha Alloh akan tiba di BIL sekitar jam 16.00 wita,” ungkapnya saat dikonfirmasi via ponsel, Jum’at (04/10).
Ada 30 orang warga Wamena asal NTB sebelumnya telah berhasil evakuasi secara mandiri yang bisa keluar dari Wamena menuju Jakarta kemudian ke NTB.
“108 orang itu akan segera dipulangkan menuju NTB dari Bandara Sentani Jayapura,” kata dia.
Amir mengatakan, kedatangan Delapan orang itu menurut informasi dari Kepala Dinas Sosial bahwa saat mendarat di BIL, direncanakan akan ada penyambutan dari pemerintah daerah di ruang VIP BIL.
“Kita berharap setelah mereka tiba di daerah asal, kondisi jiwa mereka akan lebih tenang dan tidak menderita trauma secara terus menerus atas kejadian tragis yang mereka alami di Wamena,” harapnya.
Para pengungsi, selama berada ditempat pengungsian di Asrama Yonif 751 Sentani Jayapura diberikan trauma healing bantuan Komandan Yonif 751 Sentani baik berupa arena bermain untuk anak-anak maupun ruang obrolan bagi orang dewasa meski dalam bentuk yang sangat sederhana.
“Tiba di NTB melalui Dinas Sosial juga akan berikan trauma healing melalui Layanan Dukungan Psicho Sosial (LDP) yang akan dijadwalkan secara khusus,” ujarnya.
Amir juga merincikan jadwal kepulangan mereka, setelah sukses pertama ini dilanjutkan pemulangan hari Minggu 06 Oktober 2019 sekitar 50 orang asal Kabupaten Bima. Mereka nanti diterbangkan menggunakan Lion Air via Makssar dan tiba di Bandara Sultan Salahuddin Bima sekitar pukul 13.30 wita.
Untuk hari Senin 07 Oktober 2019, ada yang diberangkatkan sekitar 27 orang asal Kabupaten Bima, menggunakan Lion Air dan rute yang sama. Ditambah tiga orang asal Lotim yang tidak mendapatkan tiket keberangkatan hari ini akan diberangkatkan hari Senin 07 oktober 2019, tapi via Jakarta.
“Untuk warga Wamena asal Kabupaten Dompu ada tiga orang yang masih diupayakan tiket penerbangannya. Begitu juga yang berasal dari Sumbawa sebanyak empat orang masih dicarikan tiketnya seraya menunggu satu orang lainnya yang masih menunggu di pengungsian dan terhalang belum mendapatkan penerbangan Hercules di Wamena.
Mereka sepakat menunggu temannya untuk pulang secara bersama.
Warga Wamena asal NTB yang masih memilih bertahan di Wamena, Tolikara dan Yalimo, menurutnya ada sekitar 50 orang.
“Mereka yang bertahan itu karena bertugas sebagai ASN, guru, tenaga kontrak dan punya usaha lainnya. Dan tidak menutup kemungkinan jumlah itu akan terus bertambah seiring dengan infornasi yang masuk ke posko kami,” pungkasnya sembari menambahkan data sementara warga Wamena asal NTB sebanyak 198 tersebar di Papua, 108 akan dipulangkan ditambah yang pulang secara mandiri sehingga total akan pulang 138 orang. (TN-04)





