Wagub Targetkan, Tahun 2022 NTB Bebas Rabies

Mataram, Talikanews.com – Nusa Tenggara Barat sempat heboh dengan kasus rabies, data Dinas Kesehatan sebanyak 825 orang terkena gigitan anjing rabies baik Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok, dan data meninggal dunia per Februari 2019, sebanyak 6 orang. Terkait hal itu, Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah targetkan tahun 2022 daerah seribu masjid ini bebas rabies.

Pada acara Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 yang berlangsung di Mataram, Sabtu (28/9). Rohmi menekankan pentingnya edukasi yang baik untuk mencegah dan menghindari penyakit rabies di wilayah NTB.

Wagub mengatakan, dipilihnya Provinsi NTB sebagai lokasi terselenggaranya acara Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 ini menjadi suatu kebanggaan bagi pemerintah Provinsi NTB. Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia tahun ini bertajuk “Vaksinasi Tuntas Rabies Bebas”.

“Kami dari pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat, karena kami juga dipercayakan sebagai tempat merayakan hari rabies sedunia, tentunya kami berterima kasih dan memiliki tanggungjawab moral yang lebih lagi agar NTB bebas dari rabies,” ungkapnya.

Untuk mencapai tujuan tahun 2022 NTB bebas rabies, menurut Rohmi, harus ada sebuah kerjasama dari semua pihak.

“Butuh keberanian kita semua dan komitmen menempatkan nyawa manusia di atas segala-galanya,” kata dia.

Wagub menegaskan bahwa tidak mungkin penyebaran rabies ini tuntas hanya dengan Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan saja. Akan tetapi diperlukan juga kerjasama dengan pihak lain seperti Balai Karantina, Dinas Pendidikan dan lainnya. Dinas Pendidikan dapat memberikan edukasi kepada anak-anak sejak kecil, yang sesuai dengan umur mereka.

“Mari kita bergandeng tangan semua memberi edukasi itu, mulai dari TK hingga perguruan tinggi,” pintanya.

Dimana, edukasi juga dapat diberikan melalui program Revitalisasi Posyandu, yang juga merupakan salah satu program yang sedang diperjuangkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Dia berharap dengan diselenggarakannya Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia ini membuat langkah Pemprov NTB semakin kencang lagi untuk memproteksi diri dari rabies dan juga potensi bencana-bencana lainnya.

Semenatara itu Ketua Penyelenggara Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 Dr. Arief Wicaksono mengatakan, bahwa vaksinasi menjadi kunci utama dalam pengendalian dan pemberantasan penyakit rabies. Arief juga menyampaikan apresiasinya pada pada seluruh instansi yang terlibat.

“Kami selaku panitia pelaksana World Rabies Day menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang telah melaksakan tindakan pengendalian rabies di masing-masing wilayah,” paparnya.

Arief berharap Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 dapat berkontribusi dalam mencapai Indonesia bebas rabies tahun 2030. (TN-04)

Related Articles

Back to top button