MTsN 6 Lombok Tengah Jadi Madrasah Pertama di Supervisi Pokjawas Kemenag

Lombok Tengah, Talika News.com – MTs Negeri 6 Lombok Tengah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Terbukti Madrasah yang berada di Gelondong, Kecamatan Praya tersebut, menjadi salah satu madrasah pertama yang mendapat supervisi dari Tim 1 Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kegiatan Supervisi Perangkat Ajar Guru Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning itu berlangsung pada Selasa, 15 September 2026. Kegiatan tersebut juga diikuti sebanyak 32 guru MTsN 6 Lombok Tengah.

kehadiran Tim 1 Pokjawas Madrasah Kemenag Lombok Tengah disambut langsung Kepala MTsN 6 Lombok Tengah, H. Najamudin, S.Pd., M.Pd. Kegiatan berlangsung dalam suasana serius, terbuka, dan produktif, dengan fokus pada penguatan perangkat ajar serta peningkatan kualitas proses pembelajaran.

Ketua Pokjawas Madrasah Kemenag Lombok Tengah, H. Lalu Minhajurrahman, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa supervisi bukan bertujuan untuk mencari kesalahan guru. Menurutnya, supervisi merupakan bagian dari proses pembinaan dan evaluasi untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. “Supervisi perangkat ajar ini adalah bentuk komunikasi dua arah yang produktif antara guru dan pengawas. Ini penting sebagai bagian dari proses memotivasi dan mengevaluasi kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan,” kata Lalu Minhajurrahman yang sekaligus Ketua Tim 1 Pokjawas.

Ia menjelaskan, supervisi perangkat ajar menjadi salah satu program Pokjawas Madrasah Kemenag Lombok Tengah yang akan dilaksanakan di madrasah negeri maupun swasta di wilayah tersebut.
Bagi guru MTsN 6 Lombok Tengah, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk melakukan refleksi sekaligus memperoleh masukan dalam menyusun dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum.

Sementara itu, Pengawas Pembina Kecamatan Praya, M. Azwar Anas, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap kesiapan para guru MTsN 6 Lombok Tengah dalam mengikuti supervisi.

Ia juga mengingatkan bahwa pada semester genap mendatang akan dilaksanakan supervisi kelas. Karena itu, para guru diharapkan terus mempersiapkan perangkat ajar sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran di kelas. “Kami berharap para guru terus menyiapkan perangkat ajar dengan baik sesuai kurikulum yang berlaku, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan semakin efektif,” katanya.

Supervisi tersebut tidak hanya menjadi agenda evaluasi administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.

Kepala MTsN 6 Lombok Tengah, H. Najamudin, S.Pd., M.Pd., menyambut langsung kedatangan Tim 1 Pokjawas. Para guru pun mengikuti kegiatan dengan antusias dan terbuka terhadap berbagai masukan dari tim pengawas. “Kami ucapkan terima kasih kepada Tim Pokjawas Kemenag Lombok Tengah atas pembinaan yang diberikan. Masukan dan evaluasi dari pengawas tentunya akan menjadi bahan penting bagi madrasah dan para guru untuk melakukan pembenahan,” kata Najamudin.

Kemudian pesan H. Najamudin, mengapa orang tua harus bangga mensekolahkan anak di MTsN 6 Loteng?. Karena, MTsN 6 tidak pernah berhenti berbenah mulai dari gurunya yang dibina langsung oleh Pengawas Senior. MTsN 6 Loteng juga terus mengedepankan mutu guru terjamin, karena perangkat ajarnya diperiksa dan dibimbing langsung oleh Pokjawas.

Selain itu, MTsN 6 Loteng menerapkan Kurikulum Merdeka Deep Learning, dimana pembelajaran tidak hanya hafalan, tapi pemahaman mendalam, berkarakter dan relevan dengan zaman. Dan MTsN 6 Loteng mengedepankan kepemimpinan Visioner yang fokus pada perumusan masa depan yang jelas, serta melihat madrasah ini tumbuh sebagai madrasah yang tertib administrasi, disiplin, dan berprestasi. “Bagi para orang tua di Praya dan sekitarnya, MTsN 6 Lombok Tengah adalah pilihan tepat. Tempat di mana anak tidak hanya diajarkan ilmu, tapi dididik oleh guru-guru profesional yang terus belajar dan diawasi mutunya. Mari bergabung bersama keluarga besar MTsN 6 Lombok Tengah, madrasah hebat, bermartabat, dan mencetak generasi unggul,” seru Najamudin.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi refleksi. Para guru mendapatkan sejumlah catatan dan masukan yang dapat menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan pembelajaran berikutnya.

Dengan adanya supervisi dan pembinaan secara berkelanjutan, MTsN 6 Lombok Tengah terus mendorong terciptanya proses pendidikan yang semakin berkualitas. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan. (TN 06)

Exit mobile version