LKKS Salurkan Bantuan Sembako Bagi Lansia

Lombok Tengah, talikanews.com – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) melaksanakan program bulan peduli pada Ramadhan Hijriah dengan menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat lansia di 12 kecamatan di daerah setempat.
“Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan dan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat pada bulan Ramadhan,” kata Ketua LKKS Loteng, Baiq Nurul Aini Pathul Bahri, Senin (17/03/2025).
Ia mengatakan Program Bulan Peduli Lansia ini dilaksanakan secara bertahap di 12 kecamatan dengan jumlah sasaran sebanyak 40 orang per kecamatan. Sedangkan paket sembako yang diberikan terdiri kebutuhan pokok seperti minyak, gula, susu dan lainnya. “Total paket sembako yang disalurkan dalam program ini sebanyak 480 paket,” ungkapnya.
Ia mengatakan program ini tidak hanya sekedar pembagian bantuan, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia.
“Ini salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ini juga tambahnya, bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta diharapkan bisa meningkatkan sinergitas dalam mendukung program pemerintah di Lombok Tengah.
“Kami ingin para lansia merasa diperhatikan dan tetap menjaga kesehatan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Sosial (Dinsos) Lombok Tengah, sehingga kehadiran kedua lembaga ini menegaskan pentingnya sinergi atau kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung kesejahteraan sosial.
Dengan adanya Program Bulan Peduli Lansia diharapkan semakin banyak warga yang menerima manfaat, terutama kelompok lansia yang membutuhkan perhatian lebih dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan.
“Program ini rencananya akan terus berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain di Lombok Tengah selama bulan ini,” terangnya.
Dalam kesempatan itu pihaknya juga mengimbau kepada para lansia atau penerima bantuan untuk tetap intens melakukan pemeriksaan kesehatan ke pusat layanan yang telah disiapkan pemerintah, seperti puskesmas maupun pelayanan kesehatan lainnya.
“Kami juga minta mereka untuk rutin memeriksakan diri ke posyandu dan puskesmas serta tetap aktif bergerak,” tungkasnya.





