DPRD Lombok Tengah Minta Pemda Loteng Maksimalkan PAD Bersumber Dari PBB
Lombok Tengah, talikanews.com – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Fraksi PKS Ahmad Supli mendorong Pemkab Lombok Tengah untuk memaksimalkan PAD yang bersumber dari pajak bumi dan bangunan atau PBB.
“Kemudian PBB atau Pajak Bumi Bangunan dimaksimalkan. Perlu adanya kajian dan peluang untuk meningkatkan PAD,” tutur Supli, pada 7 Maret 2025.
Adapun soal PAD dari sektor hotel dan restaurant, dirinya telah menawarkan kerjasama aplikasi dan alat yang ditaruh di tempat tersebut, sehingga jumlah pengunjung dan PAD yang dihasilkan bisa lebih jelas.
“Kami selalu mengajak dan sampaikan supaya PAD ini maksimal. Kalaupun alasan karena anggaran, ini sebenarnya ada formulasi jelas,” paparnya
Selain itu pemanfaatan bangunan yang merupakan aset milik Pemkab Lombok Tengah yang bisa dikelola.
Bangunan yang merupakan aset Pemkab Lombok Tengah bisa dikelola guna untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Anggota DPRD Lombok Tengah Ahmad Supli menyebutkan, ada beberapa bangunan yang merupakan aset Pemkab Lombok Tengah yang dapat dimanfaatkan oleh Pemkab Lombok Tengah.
“Seperti gedung Aerotel Praya, eks kantor dukcapil, eks kantor Bupati, hingga lapangan bundar. Sampai saat ini aset tersebut tidak dimanfaatkan,” kata Supli.
Sebagai anggota DPRD Lombok Tengah, dirinya mendorong Pemkab Lombok Tengah untuk memanfaatkan bangunan tersebut untuk dikelola dengan baik agar dapat menghasilkan PAD.
“PAD sudah di angka Rp 317 miliar dan sudah cukup, namun perlu digenjot dan bergegas lagi. Ini masih kurang dan perlu genjotan segera dan intensifikasi bidang pendapatan. Soal aset banyak terbengkalai,” terangnya.
Dirinya mengaku, di DPRD Lombok Tengah sudah merekomendasikan mengenai desain Masjid Agung.
“Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana perbaikan manajemen aset supaya pengelolaannya lebih jelas. Kalau ini berjalan maksimal maka bisa saja menyumbangkan PAD hingga dua kali lipat,” jelasnya.(TN.06)





