Sebanyak 35 Paslon di NTB Berkompetisi, Gubernur Ajak Masyarakat Sambut Pesta Demokrasi Riang Gembira
Mataram, Talikanews.com – Penjabat Gubernur NTB Hassanudin apel kesiapan personel dan sarpras pengamanan tahap pemungutan suara Pilkada 2024 di Lapangan Bharadaksa Polda, Jumat 22 November 2024. Pada kesempatan itu, Hassanudin menyampaikan sebanyak 35 paslon akan berkompetisi, sehingga berharap siapa pun yang kalah atau menang, nantinya itulah konsekuensi dari kompetisi.
Gubernur menyampaikan kesiapan Provinsi NTB dalam menyambut Pilkada serentak tanggal 27 November mendatang. Seluruh persiapan telah mantap dan berjalan sesuai dengan tahapan yang ada.
“Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, dalam laporan bersama Mendagri, Persiapan Pilkada di Provinsi NTB berjalan sesuai tahapan,” ungkapnya.
Gubernur Hassanudin berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mengamankan dan menjalankan pilkada di Provinsi NTB sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dirinya meminta seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mengamankan Pilkada 2024 serentak dapat berjalan aman dan tertib.
Gubernur NTB mengajak mayarakat agar menyambut pesta demokrasi dengan riang gembira serta menjaga kondusifitas berdemokrasi.
“Tagline kita adalah pemilu damai, dan saya mengajak masyarakat NTB, dari 10 kabupaten/kota, 117 kecamatan dan 1.166 desa dan kelurahan agar menyambut pesta demokrasi dengan riang gembira,” ajaknya.
Pemilu damai mendatang tentunya perbedaan pilihan sesuatu yang harus diterima sebagai realitas berdemokrasi. Olehnya, lewat perbedaan pilihan, pikiran dan pandangan dalam memilih pemimpin, tentunya tidak mengganggu kerukunan dan keberagaman.
“Perbedaan pilihan itu lumrah, meskipun kita berbeda pilihan. Mari tetap menjaga kerukunan beragama dan berbangsa,” urai mantan Pj Gubernur Sumut tersebut.
Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan 35 paslon, tiga paslon untuk Pilgub dan 32 paslon Pemilihan Bupati dan Walikota. Rinciannya, Kota Bima tiga paslon, Kabupaten Bima dua paslon, Kabupaten Dompu dua Paslon, Kabupaten Sumbawa empat paslon, Kabupaten Sumbawa Barat empat paslon, Kabupaten Lombok Timur lima paslon, Kabupaten Lombok Tengah tiga Paslon, Kabupaten Lombok Barat empat paslon, Kabupaten Lombok Utara tiga paslon dan Kota Mataram dua paslon.
“Jumlah semuanya 35 paslon, harapannya siapa pun yang kalah atau menang, nantinya itulah konsekuensi dari kompetisi,” pungkasnya. (TN07)





