Perkembangan Ekspor di NTB Naik, Impor Menurun 

Mataram, Talikanews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB merilis terjadi penurunan nilai import bulan September 2024. Sedangkan nilai eksport mengalami kenaikan sebanyak 186,24 persen. Terbesar ke Cina diangka 78,42 persen.

Ketua tim statistik distribusi dan jasa BPS Provinsi NTB, Drs. Muhamad Saphoan, menjelaskan nilai eksport pada bulan September 2024 sebesar US$ 244,14 Juta, mengalami penurunan sebesar 45,65 persen dibandingkan bulan Agustus 2024. Jika dibandingkan bulan September 2023 mengalami peningkatan 186,24 persen.

“Nilai eksport bulan September 2024 yang terbesar ditujukan ke Cina sebesar 78,42 persen, berikutnya Jepang sebesar 19,61 persen kemudian Amerika Serikat yaitu sebesar 1,38 persen,” tuturnya Selasa 15 Oktober 2024.

Saphoan memaparkan, kelompok komoditas ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan September 2024 adalah barang galian/tambang non migas sebesar US$ 238.925.852 atau 97,86 persen, kemudian Ikan dan Udang sebesar US$ 3.538.036 atau 1,45 persen).

Tidak hanya itu, perhiasan/permata sebesar US$ 1.026.036 atau 0,42 persen. Daging dan Ikan olahan sebesar US$ 296.371 atau 0,12 persen, Garam, Belerang, Kapur sebesar US$ 267.216 atau 0,11 persen, Biji-bijian berminyak sebesar US$ 55.346 atau 0,02 persen.

Untuk nilai impor pada bulan September 2024 sebesar US$ 15,25 Juta. Ini berarti impor mengalami penurunan sebesar 80,56 persen dibandingkan dengan impor bulan Agustus 2024 sebesar US$ 78,45 Juta.

“Impor bulan September 2024 berasal dari India sekitar 48,41 persen. Singapura sekitar 22,10 persen, Australia sekitar 8,60 persen, Italia sekitar 11,46 persen, Amerika Serikat sekitar 6,78 persen dan lainnya atau 6,60 persen,” tegasnya.

Sedangkan kelompok komoditas impor dengan nilai terbesar pada bulan September 2024 adalah Mesin-mesin/Pesawat Mekanik atau 86,95 persen, Mesin / Peralatan Listik (7,39 persen), Benda-benda dari Besi dan Baja (3,04 persen), Besi dan Baja (1,17 persen), Perangkat Optik (1,04 persen), serta Plastik dan Barang dari Plastik atau 0,09 persen. (TN07)

 

 

 

 

Related Articles

Back to top button