Sebanyak 15 Ribu Masyarakat NTB Gangguan Penglihatan
Mataram, Talikanews.com – Di hari puncak penglihatan sedunia 2024. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, menyebut bahwa sebanyak 15 masyarakat NTB gangguan penglihatan atau penyakit katarak.
“Mudah-mudahan berbagai masalah mata NTB dapat kita atasi dengan sebaik-baiknya,” harapannya di puncak acara Hari Penglihatan Sedunia Tahun 2024 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kementrian Kesehatan RI, bekerjasama dengan Pempeov NTB, Kamis 10 Oktober 2024 di Mataram.
Sekda berterima kasih bahwa Pemprov NTB di pilih sebagai tuan rumah acara sehingga berkomitmen untuk menangani masalah penyakit mata atau penglihatan pada masyarakat.
Berdasarkan data Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014, prevalensi kebutaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah 4 persen. Hal tersebut menjadikan prevalensi kebutaan di NTB berada pada urutan kedua secara Nasional.
“Pemprov NTB cukup menaruh perhatian yang serius tentang penanganan masalah penyakit mata,” katanya.
Untuk itu, Pemprov NTB terus melakukan berbagai ikhtiar menanggulangi hal tersebut. Salah satunya Bank NTB Syariah melakukan inisiatif dengan meluncurkan program “Nampak Terang Benderang”.
Program ini merupakan upaya bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan Rumah Sakit Mata NTB. Melalui program tersebut, diharapkan dapat berkelanjutan sehingga sisa kasus katarak sebanyak 15 ribu kasus dapat dituntaskan dalam tiga tahun mendatang. (TN06)





