Gedung Kuliah Terpadu dan GOR Kampus Poltekpar Lombok Diresmikan, Menteri Pariwisata: Manfaatkan untuk PON 2028

Lombok Tengah, Talikanews.com – Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Gedung kuliah terpadu rinjani dan gelanggang olahraga tambora Kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, NTB. Ia berpesan gelanggang itu supaya dimanfaatkan semaksimal mungkin di ajang pekan olahraga nasional (PON) 2028 mendatang yang dipusat di Nusa Tenggara Barat.

“Tidak perlu lagi bangun veneu gelanggang olahraga, gunakan saja yang dimiliki Kampus Poltekpar Lombok,” ungkapnya 27 September 2024, di Kampus Poltekpar Lombok.

Sandi Uno juga berpesan kepada pihak Kampus Poltekpar Lombok agar terus mencetak sumber daya manusia (SDM) Pariwisata yang bisa diandalkan di dunia pariwisata.

“Hampir 1500 lulusan Poltekpar Lombok di usia 8 tahun sudah bekerja dan membuka usaha sendiri. Nah, di tahun ini sekitar 200 an lulusan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja,” pesannya.

Menpar kembali berpesan agar GOR Poltekpar bisa digunakan untuk PON 2028, dengan adanya fasilitas gedung olahraga standar nasional, semoga lombok menjadi perhatian internasional, terlebih adanya event MotoGP.

“Semoga Pariwisata mampu bawa kedamaian dan kesejahteraan, mari berkolaborasi. Semoga tahun ke 8 Poltekpar Lombok terus hasilkan SDM unggul di dunia pariwisata,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Muhtasom berterimakasih kepada Mas Menteri menyempatkan hadir untuk meresmikan dua gedung, kemudian perayaan hari pariwisata dunia dan kegiatan bedah buku. “Mewakili akademika Poltekpar Lombok, berterima kasih atas kehadiran pak Menteri untuk meresmikan gedung kuliah baru ini,” kata dia.

Ali menegaskan, sesuai pesan pak Mas Menteri, pihak Akademika Poltekpar Lombok terus melakukan inovasi, salah satunya keberadaan de Balen Sultan Hotel yang dimiliki Kampus, sudah mulai beroperasi secara profesional.

“Kami juga meliburkan mahasiswa bentuk suport keberadaan event MotoGP. Hal ini kami lakukan, banyak mahasiswa diberdayakan di event internasional tersebut,” tegasnya.

Ali menambahkan, dari lulusan Poltekpar Lombok sekitar 33,3 persen sudah berkerja di dunia Pariwisata, sebagian ada yang membuka lapangan kerja sendiri. Hal ini tentu mendukung target membuka lapangan sebanyak 4,4 juta di tahun 2024. (TN06)

Related Articles

Back to top button