Ada Beberapa Catatan di Tahun 2023, CFN Loteng Kembali Digelar

Lombok Tengah, talikanewa.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan kembali menggelar Car Free Night (CFN) di jalan Ahmad Yani atau di jalan protokol Kota Praya.

Pasalnya di tahun 2023, Pemkab Lombok Tengah berhasil dan sukses menggelar CFN. Bahkan ketika itu masyarakat Loteng sangat menikmati kegiatan CFN tersebut.

“Kita akan mulai gelar pada tanggal 4 Mei dan akan digelar sebulan dua kali,” kata Asisten II Setda Loteng, H. Lendek Jayadi usai rapat persiapan bersama OPD terkait di kantor bupati, Selasa.

Hanya saja tambah Lendek, berangkat dari pengelaman tahun 2023, maka ada beberapa yang perlu dilalukan pembenahan, terutama soal lampu penerangan, penempatan atau penataan dari pedagang-pedagang kita yang harus sesuai dengan atraksi jualannya, contohnya, jualan pentol harus dengan sejenisnya, begitu pula jajanan-jajanan harus dengan sejenisnya dan jualan fashion nanti ada di sebelahnya. Artinya tidak campur aduk seperti tahun lalu.

“Dengan pengalaman tahun lalu tahun, maka diharapkan tahun 2024 ini akan lebih baik, baik dari sisi tata kelola maupun dari dampak dari CFN itu sendiri,” ungkapnya.

Di kegiatan tersebut juga lanjut Lendek, tidak hanya menampilkan para UMKM, namun panitia penyelenggara juga menampilkan hiburan musik, sehingga pengunjung CFN bisa lebih meningkat suanasa malam CFN itu sendiri. Sehingga perekonomian para UMKM juga bisa bergerak.

“Sesuai dengan harapan Bupati, wabup dan sekda selaku tim pembina kegiatan ini harus berdampak kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Maka pelaku UMKM maupun pihak lain yang terlibat dalam kegiatan tersebut, agar mempersiapkan diri dengan baik, sehingga kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan tersebut hingga Desember 2024.

“Kami sudah minta ketua pengelola supaya kalender eventnya untuk dipublish sekali. Sehingga bisa ditahu oleh masyarakat bahwa kegiatan CFN adalah event tahunan Loteng,” terangnya.
Sementara, Pemkab Loteng juga berharap kegaiatan CFN ini tidak hanya dilakukan di kota Praya saja, melainkan bisa dilakukan di setiap kecamatan.

” Tahun depan kita harapkan kegiatan ini bisa dilakukan juga di masing-masing kecamatan,” tegasnya.

Ketika disinggung soal anggarannya, Lendek menyampaikan bahwa anggaran CFN tidak ada. Artinya, kegiatan ini bersifat partisipasi dari berbagai pihak dan sifatnya juga kemandirian.

“Perlu diketahui untuk anggarannya tidak ada, karena sifatnya kemandirian dan partisipasi dari berbagai pihak terkait,” jelasnya.

Begitu pula ketika disinggung, soal berapa pendapatan daerah terhadap kegiatan tersebut di tahun 2023, Lendek katakan, tidak ada. Sehingga di tahun 2024 ini ia akan menggunakan manajemen event, dengan begitu bisa menghitung berapa bisa masuk untuk pendapatan daerah.

“Semoga di kegiatan tahun ini bisa untuk peningkatan ekonomi UMKM Lombok Tengah,” tungkasnya.(TN-05)

Related Articles

Back to top button