Bupati Lombok Tengah Klaim Indeks Pembangunan Manusia Mengalami Kenaikan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Bupati Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. L. Pathul Bahri mengklaim indeks pembangunan manusia (IPM) di Tatas Tuhu Trasna mengalami kenaikan. Hal itu disampaikan saat safari ramadhan pertama di Kecamatan Batukliang Utara Kamis malam, 15 Maret 2024.

Bupati mengatakan, safari ramadhan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ini juga sebagai momentum saling membahu untuk meningkatkan kualitas hidup bersama. Ramadhan juga dijadikan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Safari Ramadhan yang dilaksanakan juga dapat memberikan keberkahan dan rahmat oleh Allah SWT dan semakin dekat dengan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Lombok Tengah yang beriman, sejahtera, maju dan berbudaya” kata Bupati Lombok Tengah.

Bupati mengaku, beberpa tahun terakhir Lombok Tengah mengalami peningkatan index pembangunan manusia (IPM). Pada tahun 2022 IPM di angka 69,57 poin menjadi 70,41 poin pada tahun 2023, hal tersebut menunjukkan kemajuan bagi masyarakat Lombok Tengah. IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kwalitas hidup masyarakat.

Menurut Bupati, IPM menjelaskan bagaimana penduduk bisa mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan dan sebagainya. Selain itu Lombok Tengah juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi di NTB dengan angka 5, 77 persen, ini menunjukkan pemerintah Kabupaten telah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahtraan ekonomi masyarakat.

Sementara tingkat kemiskinan mengalami penurunan dibawah Provinsi, yaitu di angka 12,93 persen dan tingkaat pengangguran juga mengalami penurunan dari angka 3,74 persen menjadi 2,33 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa program program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah berdampak Positif terhadap masyarakat.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah menetapkan program unggulan yang telah dicanangkan untuk mensejahterakan masyarakat diantaranya peningkatan insentif untuk marbot dan guru ngaji dengan rincian sebanyak 1.642 marbot dan 500 guru ngaji yang mendapatkan insentif. Selain itu juga terdapat program kesehatan bagi 327 tuan guru dan pemuka agama dengan program Maiq Meres.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga melakukan pengembangan UMKM serta memberikan asuransi bagi petani dan Nelayan, pembangunan fasilitas olahraga di Kecamatan serta melakukan perbaikan infrastruktur jalan Kabupaten menuju 100 persen, program insentif untuk kepala Dusun berupa Sepeda Motor dan rencana memberikan akses internet gratis untuk semua masyarakat, pemberian insentif bagi pemuda berprestasi.

Untuk peningkatan kualitas pelayanan publik telah dibangun Mal pelayanan publik dengan 160 jenis pelayanan hal tersebut ditopang oleh kebijakan untuk memberikan insentif investasi yang mudah dan cepat bagi investor yang inngin berinvestasi di Lombok Tengah.

Dari segi Pariwisata Lombok Tengah telah ditetapkan sebagai salah satu dari lima destinasi pariwisata super prioritas oleh pemerintah pusat tidak hanya berfokus pada pembangunan KEK Mandalika akan tetapi setiap potensi pariwisata yang adadii tingkat Desa agar dapat menjadi Desa wisata berkelas.

Semua program tersebut bagian darri upaya pemerintah Lombok Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan harapan adanya program program tersebut masyarakat Lombok Tengah akan semakin maju dan sejahtera. (TN05)

Related Articles

Back to top button