
Lombok Tengah, Talikanews.com – Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H.L. Pathul Bahri – Dr.H.M.Nursiah meresmikan ruas jalan Lendang Bao Desa Batu Jangkih ke Kebon Jeruk Desa Montong Sapah Kecamatan Praya Barat Daya, yang menunjukkan simbol persatuan pemimpin untuk bersama-sama meraih kemajuan.
Peresmian itu rangkaian peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum ( PU ) ke-78, sekaligus menutup pekerjaan pembangunan proyek infrastruktur di wilayah selatan Lombok Tengah tahun 2023.
Hal ini sangat berkesusaian dengan slogan yang diusung Dinas PU-PR sebagai refresentasi “Pekerja keras, bergerak cepat, bertindak cepat, bersatu jaya membangun Tastura” kata Bupati, Selasa 19 Desember 2023.
Bupati bersyukur karena sekarang tidak malas lagi turun ke lapangan sebab jalan sudah bagus. Meski diakui kondisi infrastruktur Loteng baru 80 persen posisi mantap. Sehingga Pemkab terus berupaya lakukan Pembenahan.
“Bagi wilayah yang jalannya sudah bagus mari kita jaga dan rawat sebagai tanggung jawab bersama, bagi yang belum dihimbau bersabar, semua hanya soal waktu, tinggal semua pihak tingkatkan diskusi dan usaha bersama cari solusi ketika ada persoalan, insyaAllah semua pasti terwujud,” ungkapnya.
Bupati mengarahkan, agar dapat merealisasikan harapan masyarakat. Peran semua pihak dari Pemerintah hingga warga sangat penting. Terutama dalam menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran roda pembangunan Daerah wisata agar banyak tamu datang yang dapat hasilkan uang.
Dari sanalah tercipta sirkulasi yang berimplikasi langsung manfaatnya ke masyarakat untuk belikan Kadus motor, gaji merebot masjid, membangun insfrastrukur dan lainnya. “Tujuan pemerintah mulia, hasil sebuah kontestasi politik tidak boleh binakire, melainkan harus berbuat untuk kepentingan yang lebih luas,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU PR Lalu Rahardian mengatakan, proyek jalan ini adalah salah satu kegiatan atau proyek yang dikerjakan lingkup Dinas PU PR tahun 2023.
Tahun ini, terdapat 495 jumlah paket kegiatan yang dikerjakan di Dinas PUPR. Tersebar merata dengan alokasi anggaran sebesar Rp 139 miliar lebih. “Sebanyak Rp 48 miliar lebih bersumber dari DAK, Rp 59 miliar lebih dari DAU, Rp 5 miliar lebih dari dana DBCHT,” paparnya.
Rinciannya yaitu Rp 45 miliar lebih dialokasikan untuk bangun jalan dan jembatan. Kemudian Rp 3,4 miliar lebih untuk irigasi. Penyediaan air minum dan sanitasi sekitar Rp 45 miliar lebih.
Khusus wilayah selatan paket yang dikerjakan jalan Lendang Bao ke Kebun jeruk, jalan ruas Mangkung-Selong blanak, Pian Buwun Mas Kecamatan Pujut.
Sementara Jembatan, ada jembatan rapat hubungkan Kecamatan Praya timur Desa Kidang dan Kecamatan Pujut Desa Bangkat parak. Selanjutnya, jembatan Sinah di Desa Pengembur, jembatan Desa Tumpak, dan Jembatan di Desa Kute.
Dipaket irigasi, ada di Batu ngapah Desa Kidang, rehab di Desa Mujur, Embung Batu bokah Desa Banyu urip. “Kalau penyediaan air bersih dan sanitasi merata di 12 Kecamatan,” tandasnya
Kepala Desa Montong Sapahx Darbe bersyukur si wilayahnya sudah hotmik, sehingga apa yang menjadi impian warga sejak 40 tahun silam, menjadi kenyataan. Artinya, pimpinan daerah Pathul – Nursiah telah menjjawab keinginan masyarakat.
“Ketika adanya ekses jalan yang memadai, akan berdampak besar pada keberlangsungan kehidupan masyarakat. Baik dalam akses perekonomian, kesehatan, pendidikan, akomodasi, pariwisata, lalu lintas barang dan jasa dan banyak lagi. Apalagi jalan di Montong sapah ini sebagai jalur strategis, pintu keluar masuk perbatasan lintas Kabupaten yang menghubungkan Lombok tengah dan Lombok Barat,” tegasnya. (TN05)