Mahasiswa Unram Praktek Kampus Mengajar di SDN 11 Praya

LombokTengah, Talikanews.com – Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) menjalankan program Kemendikbudristek untuk Kampus Mengajar di Sekolah Dasar (SD).

Kali ini, lima orang mahasiswa Unram bersama dosen pembimbing lapangan melaksanakan kegiatan kampus belajar dipraktekkan di SDN 11 Praya, Lombok Tengah.

“Kegiatan Kampus Mengajar ini telah dilksanakan selama 3,5 bulan atau tepatnya 15 Minggu efektif menjadi 16 minggu ditambah 1 Minggu untuk administrasi, “terang Dosen Pembimbing Lapangan Ahmad Busyairi.

“Motto dari kegiatan kampus mengajar ini adalah belajar sambil berdampak langsung kepada mahasiswa”katanya.

Untuk belajar, lanjut Ahmad Busyairi tentunya selama 15 minggu mahasiswa berkegiatan di sekolah banyak hal-hal yang sudah dipelajari yang mungkin mereka tidak dapatkan di kampus.

Selama di kampus mereka hanya mendapatkan teori-teori tentang pembelajaran tetapi di sekolah mereka mendapatkan realita pembelajaran.

“Jadi pembelajaran itu tidak hanya bertambah pengetahuan tetapi pembelajaran secara umum itu bertambahnya kompetensi,” tuturnya.

Minimal kata Ahmad Busyairi, ada 4 kompetensi yang harus dimiliki, pertama kompetensi pedagogik. Setelah berkegiatan di sekolah mudah-mudahan kemampuan atau kompetensi pedagogik dari adik-adik mahasiswa meningkat.

Kedua, kompetensi kepribadian. Belajar itu bukan hanya tentang bagaimana cara mengajar di kelas tetapi bagaimana kepribadian ikut tumbuh

Di Sekolah Dasar, bisa melihat kepribadian yang paling menonjol adalah kesabaran mahasiswa meningkat. Mungkin mengajar di SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi kesabaran itu tidak terlalu ditantang, di sekolahh dasar terkait dengan kesabaran membimbing peserta didik sangat diperlukan karena benar-benar mulai dari dasar tidak hanya mengajar tentang a, b, c, dan d. Tetapi bagaiman mendidik peserta didik mulai dasar kepribadian mereka, hal-hal yang sangat dasar itu butuh kesabaran.

Ketiga adalah kompetensi sosial. Kompetensi ini tidak akan didapatkan di kampus. Mungkin yang didapatkan bagaimana bersosialisasi antara mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen. Tidak bisa didapatkan bagaimana sikap sosial antara rekan kerja. “Kita anggap mahasiswa sekarang rekan kerja dengan guru bagaimana bersosialisasi dengan guru juga bagaimana bersosialisasi dengan peserta didik dan orang tua peserta didik,” tuturnya.

Kompetensi Keempat yaitu kompetensi profesiional yakni bagaimana menguasai bidang ilmu. Bisa dilihat dari mahasiswa ini kebanyakan dari program studi PGSD jadi kompetensi profesionalnya linier karena ada sebagian di kampus mengajar ternyata berasal dari fakultas kedokteran fakultas hukum, kompetensi profesionalnya tidak relevan dengan mahasiswa-mahasiswa yang ada di kampus mengajar.

Ahmad Busyairi berharap 4 kompetensi sudah bisa terbangun pada mahasiswa.

Salah seorang Mahasiswi, Dina perwakilan dari Kampus mengajar Unram berterimakasih dengan terselenggaranya kegiatan ini.

“Terimakasih kepada Kepala Sekolah dan semua guru SDN 11 Praya yang telah menerima kami di sekolah ini dan memberikan kesempatan kepada kami untuk kegiatan kampus mengajar, kami dari kampus mengajar minta maaf jika ada hal-hal yang salah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SDN 11 Praya, Siti Sulhiyati, apresiasi dosen dan mahasiswa kampus mengajar dari Unram yang telah melaksanakan kegiatan kampus mengajar di sekolah dan sudah memberikan bimbingan dan menerapkan ilmunya kepada murid-murid di SDN 11 Praya khususnya. (TN04)

Exit mobile version