PT ITDC Hadirkan KEK Mandalika Lombok di Usia 50 Tahun sebagai Pengembang dan Pengelola Kawasan Pariwisata

Lombok Tengah, Talikanews.com – Genap 50 tahun perjalanan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengembang dan pengelola pariwisata terintegras di Indonesia. Di usia masa paruh baya yang jatuh tanggal 12 November kemarin, PT ITDC telah menunjukkan prestasi gemilang yakni telah berhasil mengubah The Nusa Dua Bali menjadi salah satu destinasi pariwisata kelas dunia terbaik. Begitu halnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok, yang didalamnya terdapat Pertamina Mandalika International Circuit.

Sebagai pelopor dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan pariwisata terintegrasi di Indonesia. Didirikan pada tahun 1973 sebagai Bali Tourism Development Corporation (BTDC).  Sejak awal pengembangannya di tahun 1974, The Nusa Dua telah menjadi tuan rumah berbagai event internasional, seperti pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018, KTT G20 2022 dan KTT Archipelagic and Island States (AIS) 2023.

Saat ini, ITDC dipercaya untuk mengembangkan dan mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan kawasan The Golo Mori di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Utama ITDC Ari Respati, menyampaikan, bersama jajaran Direksi dan insan ITDC dengan bangga merayakan perjalanan gemilang ITDC yang telah mencapai usia 50 tahun.

“Lima dekade ini, ITDC telah menjadi pionir dalam mengubah lanskap pariwisata Indonesia, membawa kontribusi positif yang tak terhitung jumlahnya bagi negara,” ungkapnya Jumat 1 Desember 2023.

Ari Respati memaparkan, tanggal 13-15 Oktober 2023 lalu, ITDC sukses menyelenggarakan Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) di Pertamina Mandalika International Circuit di NTB. Event balap internasional ini menarik lebih dari 103.000 penonton dan memberikan dampak ekonomi nasional lebih dari Rp.4,5 triliun selama tiga hari event berlangsung.

Selain itu, ITDC secara aktif mengundang investor lokal dan internasional untuk berpartisipasi dalam pengembangan KEK Pariwisata Mandalika. Sebagai wujud komitmen, ITDC telah menandatangani kerjasama investasi dengan empat investor pada 1 November 2023.

Investasi ini melibatkan pengembangan berbagai fasilitas, termasuk Pacuan Kuda, Wibit Water Sport, Circuit Cafe, Mandalika Circuit Experience, dan Mandalika Racing Experience serta akomodasi.

Sementara The Golo Mori/Golo Mori Convention Center (GMCC) di NTT, adalah penugasan ketiga dari Pemerintah kepada ITDC, menjadi venue KTT ASEAN ke-42 pada Mei 2023. Melalui penyelenggaraan sejumlah event di kawasan The Nusa Dua, The Mandalika dan The Golo Mori, ITDC berupaya menciptakan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Merayakan pencapaian 50 tahun ITDC membuka peluang kerja sama bagi investor dan penyelenggara event/kegiatan MICE, olahraga, dan hiburan untuk bersama-sama menggeliatkan pariwisata dan ekonomi di Bali, NTB, NTT, bahkan di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga akan memperkuat karakteristik kawasan The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori sebagai destinasi pariwisata unggulan yang dikenal di seluruh dunia,” tutup Ari.

Untuk diketahui, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 50 tahun telah membangun dan mengelola The Nusa Dua, kawasan pariwisata terpadu seluas 350 hektar yang berlokasi di Bali bagian selatan, yang menjadi salah satu kawasan pariwisata terbaik di dunia.

Dengan infrastruktur, akomodasi, dan fasilitas pertemuan yang berstandar internasional, membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 dan Presidensi G20 pada 2022.

Sejalan dengan strategi Pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata menjadi sumber utama devisa negara dengan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, ITDC ditugaskan untuk mengembangkan destinasi pariwisata di luar Pulau Bali.

Dukungan Pemerintah, ITDC memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola The Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar. The Mandalika memiliki 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau, serta merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah.

Pada tahun 2017 The Mandalika telah resmi beroperasi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan sejak itu telah menarik Real Estate Investment sebesar USD 1,3 Milyar. Saat ini, The Mandalika tengah dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, dengan berbagai fasilitas dan atraksi berstandar internasional, salah satunya Pertamina Mandalika International Circuit, yang menjadi tempat penyelenggaraan event balap motor dunia World Superbike dan MotoGP mulai 2021.

Selain itu, ITDC kembali mendapat penugasan yang ketiga oleh Pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2021, untuk pembangunan dan pengembangan kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

ITDC merupakan bagian dari InJourney yang merupakan perusahaan holding pada ekosistem aviasi dan pariwisata sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika dibangun sejak tahun 2016, The Mandalika dengan luas wilayah mencapai 1.175 ha dengan status clear and clear, memiliki potensi wilayah yang layak dikembangkan. Selain memiliki bentang alam yang indah dengan bukit, laut dengan garis pantai berpasir putih sepanjang 16 km, The Mandalika juga didukung oleh kelengkapan fasilitas dalam kawasan.

Saat ini, The Mandalika telah dilengkapi dengan jaringan jalan sepanjang 45,4 km (termasuk sirkuit), jaringan listrik dan komunikasi, instalasi air bersih dan air kotor, jaringan drainase sepanjang 16,8 km, Bazaar Mandalika yang merupakan area UMKM berkapasitas 302 kios, Kuta Lane, Balawista dan Masjid Nurul Bilad serta sentra parkir dan lot parkir yang tersebar di kawasan. ITDC tengah menyiapkan instalasi Ground Water Tank (GWT) berkapasitas 23.000 m3/hari.

Selain itu, ITDC juga akan membangun Wastewater Treatment Plant (WWTP) berkapasitas 18.000 m3/hari dan Solid Waste Treatment Plant (SWTP) berkapasitas 347 m3/hari dan fasilitas pendukung lainnya, serta Pertamina Mandalika International Circuit.

Dalam perjalanan pembangunan dan pengembangan kawasan ini membutuhkan biaya yang tidak kecil dan dukungan dari berbagai pihak yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, dan stakeholder terkait serta masyarakat sekitar kawasan The Mandalika, bersama-sama dalam mendukung pembangunan dan pengembangan The Mandalika sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah NTB.

Tak hanya itu, melalui event internasional di kawasan The Mandalika seperti MotoGP, ARRC dan event berskala nasional maupun internasional lainnya, telah memberikan multiplier effect bagi masyarakat yang dibuktikan melalui besarnya dampak ekonomi bagi NTB dan nasional. (TNred*)

Exit mobile version