Touring dan Ziarah Makam Pemda Loteng Memakan Korban, Camat Praya Barat dan Kadus Durian Alami Kecelakaan
Lombok Utara, Talikanews.com – Kegiatan touring dan ziarah makam yang digelar Pemda Lombok Tengah, dalam rangka HUT Loteng ke-78 melibatkan unsur pemerintah daerah hingga kepala Dusun, memakan korban. Camat Praya Barat, Lalu Syaharuddin dan kepala dusun Durian desa Durian Kecamatan Janapria mengalami kecelakaan tunggal di perbatasan Lombok Utara dengan Lombok Timur, Minggu 5 November 2023.
Kecelakaan tunggal tersebut diduga karena mengalami rem blong ketika menuruni tanjakan tajam di Desa Sambiq Elen, Lombok Utara.
Naasnya motor jenis Honda PCX Putih yang ditunggangi Camat Praya Barat itu masuk ke gorong-gorong. Akibat tragedi tersebut, Camat mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri, sehingga terpaksa dinaikkan ke Mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju Masjid Kuno Bayan.
Sedangkan, Kadus Durian menabrak tembok di Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Ia pun mengalami luka robek di hidung. “Kalau kadus Durian sedang diberikan perawatan di RSUD Tanjung,” kata Ilman, salah satu peserta touring.
Diketahui, mereka berdua beserta rombongan touring berangkat dari lokasi camping di Desa Sembalun Lawang sekitar pukul 08.00 wita menuju Masjid Kuno Bayan. Berdasarkan rundown acara, para peserta touring akan berziarah ke Masjid Kuno Bayan sebelum melanjutkan perjalanan silaturahmi ke Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu.
Setalah itu, peserta touring akan bergerak menuju Makam Loang Baloq, Kota Mataram dan akan mengakhiri ziarah di Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Shaleh Hambali Bengkel Lombok Barat.
Sebelumnya, para peserta touring ziarah makam tersebut dibagi dalam tiga rombongan, yakni Zona Aik Meneng terdiri dari Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Pringgarata dan Kopang. Zona Tunjung Tilah, terdiri dari Kecamatan Janapria, Praya, Praya Tengah dan Jonggat. Kemudian rombongan terakhir adalah Zona Mpak Bau terdiri dari Kecamatan Praya Timur, Pujut, Praya Barat dan Praya Barat Daya.
Sepanjang perjalanan, masing- masing rombongan disekat dengan pengawalan buka tutup dari Kepolisian, Satu Pol PP dan Perhubungan. Meskipun jalanan dipenuhi pengendara Ziarah Makam, namun pengendara tampak tertib hingga tiba titik terakhir yaitu di Sembalun.
Para peserta juga star di Kantor Bupati Lombok Tengah, kemudian para peserta bergerak menuju Makam Almarhum TGH Makmun pendiri Yayasan Darul Muhajirin. Di sana, Bupati dan rombongan diterima langsung Ketua Yayasan Darul Muhajirin TGH. Syamsu Rizal.
Seusai di Ponpes Darul Muhajirin, rombongan bergerak menuju Ponpes Manhalul Ulum untuk berziarah ke makam Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Pulau Lombok, TGH.M.Faisal. Di sana, Bupati dan rombongan diterima Pimpinan Ponpes Manhalul Ulum TGH. L. Habiburahman Faisal untuk berzikir dan doa.
Selanjutnya rombongan bergerak menuju Ponpes Yatofa Bodak. Di sana, Pathul Bahri bersama rombongan berziarah ke makam pendiri Ponpes Atohiriyah Al Fadiliyah (Yatofa) TGH Fadil Tohir. Kedatangan rombongan touring itu diterima langsung oleh tokoh kharismatik Pulau Lombok, yakni TGH Fadli Fadil Tohir.
Setelah berdoa dan zikir, rombongan kemudian menuju Makam TGH Lalu Saleh Salist atau Tuan Guru Lopan. Ditempat ini Bupati diterima Tuan Guru H.Lalu Malasyari. Seusai zikir dan berdoa, orang nomor satu di Loteng dan rombongan kemudian bergerak ke Makam Pahlawan TGH Maulana Syeh Zainuddin Abdul Madjid, di Pancor Lombok Timur.
Di Makam Maulana Syeh, Bupati diterima langsung Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur Juaini Taufik dan jajarannya. Dari makam Pahlawan Nasional, para peserta touring kemudian bergerak menuju Makam Raja Seleparang, di Desa Selaparang Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur.
Di sana Bupati diterima Kepala Desa Seleparang dan Camat Suela. Di makam bersejarah itu, Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu memanjatkan doa dan berzikir. Setalah itu, rombongan bergerak menuju Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Di sana, para peserta touring bermalam sebelum bergegas ke lokasi ziarah lainnya.(TN05)





