MGPA dan Dyandra siapkan Akses Transportasi bagi Penonton MotoGP 2023 Mandalika Lombok

Lombok Tengah, Talikanews.com – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) merupakan unit usaha ITDC, dan Dyandra selaku promotor event MotoGP 2023 yang akan berlangsung tanggal 13 – 15 Oktober mendatang, di Pertamina Mandalika International Circuit. Menyiapkan akses transportasi bagi penonton dari luar Lombok.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), BUMN jasa penyeberangan dan pelabuhan terintegrasi, serta PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., BUMN transportasi udara, siap memudahkan akses penonton yang akan datang ke Lombok dengan menggunakan jalur laut dan udara.

“Akan ada tambahan jadwal pelayaran dari Bali ke Lombok, serta penerbangan dari Jakarta ke Lombok, menjelang event MotoGP hingga setelah balapan usai,” kata Wakil Direktur Utama MGPA Samsul Purba, Kamis 28 September 2023.

Selain tambahan jadwal pelayaran kata Samsul, ASDP juga akan melakukan peningkatan fasilitas dan infrastruktur pada Pelabuhan Lembar, di antaranya ruang tunggu penumpang dan fasilitas MCK, berupa toilet portable akan disediakan dua minggu menjelang MotoGP.

Calon penumpang juga sudah bisa melakukan reservasi online sejak 60 hari sebelum keberangkatan melalui domain trip.ferizy.com. Terkait hal itu, penonton dari Pulau Jawa dapat menggunakan akses Pelabuhan Ketapang dengan jarak tempuh 125 mil. Terdapat 6 kapal yang beroperasi selama 24 jam dengan jam pemberangkatan kapal setiap 6 jam.

Sementara penonton dari Pulau Bali dapat menyeberang melalui Pelabuhan Padangbai. ASDP menyediakan 24 kapal dengan jadwal keberangkatan mulai pukul 01.30–13.30 WITA per 2 jam 30 menit, dan pukul 13.30–01.30 WITA per 1 jam 30 menit.

Begitu juga dengan Garuda Indonesia akan menyediakan tambahan jadwal penerbangan (extra flight schedule) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Internasional Lombok (LOP) dan arah sebaliknya pada 12-14 Oktober 2023 dan 16-17 Oktober 2023. Garuda Indonesia akan menyediakan total 21 jadwal penerbangan dan 6 penerbangan dengan kapasitas pesawat lebih besar selama periode tersebut.

“ASDP dan Garuda Indonesia menunjukkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk BUMN, untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan penonton dari luar Lombok yang ingin datang ke Mandalika untuk menyaksikan balapan Indonesian GP 2023,” tuturnya.

Hal ini lanjutnya, ingin memastikan penonton yang bertolak melalui jalur laut dari Bali agar tidak khawatir dengan jadwal keberangkatan kapal, begitu pula bagi mereka yang akan terbang langsung dari Jakarta. “Dukungan ini kami harapkan turut menopang kesuksesan Indonesian GP 2023, sehingga dapat berdampak positif terhadap nama Indonesia di mata dunia,” kata Samsul.

Mengenai persiapan traffic management dan layanan transportasi, MGPA dan Dyandra sebagai promotor dan co-promotor event, juga terus menyiapkan pengaturan layanan transportasi penonton untuk gelaran IndonesianGP, 13-15 Oktober 2023 mendatang.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menjelaskan, semua bentuk layanan transportasi, lalu lintas dan pengamanan selama gelaran MotoGP Mandalika 2023 secara umum akan dibagi menjadi dua, yakni di luar kawasan Sirkuit dan di dalam kawasan Sirkuit Mandalika.

Untuk transportasi penonton, akan ada dua layanan transportasi yaitu layanan bus di luar dan di dalam kawasan Sirkuit Mandalika. Untuk layanan transportasi di dalam kawasan, rutenya dari tempat-tempat parkir penonton menuju pintu-pintu masuk Sirkuit Mandalika.

Layanan transportasi di dalam kawasan ini akan dikelola oleh MGPA bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dishub NTB), dan berbagai pelaku/asosiasi transportasi. Sementara transportasi di luar kawasan Mandalika, dengan rute titik-titik penjemputan penonton ke titik-titik Kawasan Mandalika, akan dikelola juga oleh Dishub NTB.

“Melalui kerjasama dengan Dishub NTB dan asosiasi transportasi terkait, kami ingin memastikan penonton mendapatkan layanan transportasi yang terbaik, yang akan mengantar penonton dan pengunjung masuk dan keluar Kawasan Mandalika dan kawasan Sirkuit dengan aman dan lancar,” tambah Priandhi.

Untuk lalu lintas selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2023 pengelolaannya juga ada dua, yakni di luar Kawasan Mandalika dan di dalam kawasan Mandalika.

“Pengelolaan lalu lintas juga akan terbagi dua, yaitu di luar kawasan yang sepenuhnya akan dilakukan oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), dan di dalam kawasan yang akan dilakukan oleh MGPA bekerjasama dengan ITDC sebagai pengelola Kawasan The Mandalika dan Polda NTB,” terang Priandhi.

Pengelolaan traffic management atau lalu lintas akan dilakukan untuk kelancaran keluar – masuk kendaraan ke dalam Kawasan The Mandalika dan Sirkuit, serta meminimalisir kemacetan. Adapun terkait pengamanan selama gelaran Indonesian GP 2023, pengaturannya dibagi menjadi tiga, yakni pengamanan di luar kawasan Mandalika, pengamanan di dalam kawasan Mandalika dan pengamanan di dalam area Sirkuit Mandalika.

Untuk pengamanan umum di luar kawasan akan sepenuhnya dikelola pihak Polda NTB, TNI dan berbagai aparat keamanan lainnya. Untuk pengamanan di dalam Kawasan The Mandalika, ITDC dan MGPA, bekerjasama dengan Polda NTB, Desa Penyangga, serta Organisasi Masyarakat dan stakeholders terkait lainnya.

Untuk pengamanan di dalam pagar Sirkuit Mandalika akan dilakukan oleh penyelenggara yakni tim keamanan ITDC dan MGPA, Dorna, dan Dyandra.

Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra&Co, Daswar Marpaung meyakini persiapan pada Indonesian GP 2023 terus dilakukan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sebagai komitmen penyelenggara untuk menyukseskan gelaran ini.

“Semua persiapan ini untuk memastikan ajang bergengsi Indonesian GP 2023 berjalan sukses dan aman. Penonton diharapkan mendapat pengalaman yang baik mulai saat mereka menuju Mandalika, masuk kawasan Sirkuit, hingga saat race berlangsung, dan tentu saat kembali dari Sirkuit,” tutup Daswar. (TN-06)

Related Articles

Back to top button