Disnakkeswan NTB Berdoa dan Berusaha Selesaikan sisa Hutang Fisik sebesar Rp 12 Miliar kepada Rekanan
Mataram, Talikanews.com – Hutang Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terhadap rekanan atau pihak ketiga masih menjadi pembahasan publik lantaran, para kontraktor terus menuntut penyelesaian.
Termasuk pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB. Namun pihak Dinas terus berdoa dan berusaha agar sisa hutang fisik kepada rekanan sebesar Rp 12 Miliar lebih itu bisa selesai terbayarkan sebelum berakhir massa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur, tanggal 19 September mendatang.
“Kita tetap berdoa dan berusaha supaya hutang fisik di rekanan itu bisa dibayarkan,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhamad Riadi, Sabtu 19 Agustus 2023.
Riadi menjelaskan, total hutang hasil review Inspektorat NTB terhadap program sebesar Rp. 17,706,743,000,- dari 194 kelompok atau paket. Namun realisasi sampai tanggal 10 Agustus 2023 sebesar Rp. 5,451,096,000.00.
Sementara sisa yang belum terbayar dari Rp 17 Miliar lebih itu sebesar Rp 12,255,647,000,-. “Artinya masih banyak hutang belum kami bayarkan kepada pihak rekanan. Tapi kami selalu berdoa dan berusaha agar hutang itu bisa terbayarkan,” kata.
Menurut Riadi, keterlambatan pembayaran itu disebabkan defisit APBD NTB. Namun Dinas berusaha menyelesaikan sisa hutang tersebut supaya bisa dibayarkan, agar tidak menyisakan hutang. (TN-06)





