Permodalan Nasional Madani Tingkatkan kreativitas Nasabah dengan Klasterisasi Kerajinan Bambu
Mataram, Talikanews.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Divisi program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) meningkatkan kreativitas nasabah dengan klasterisasi usaha kerajinan bambu yang dihadiri oleh 33 nasabah PNM Mekaar di Dusun Nyanggi, Desa Montong Gamang, Loteng, Nusa Tenggara Barat.
Pemimpin PT PNM Cabang Mataram, Ade Cresna, menjelaskan PNM PKU membuat pelatihan yang dikenal dengan istilah klasterisasi usaha, melibatkan nasabah Mekaar dan didampingi oleh PNM PKU.
“Pelatihan ini tidak terlepas dari komitmen pendampingan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM Mekaar,” katanya Senin 31 Juli 2023.
Pelatihan ini bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang kerajinan bambu dengan menambah edukasi dan ilmu baru.
“Peserta juga didampingi untuk belajar kerajinan bambu dengan berbagai anyaman sehingga menjadi produk yang baik dan menarik yaitu lampu hias, sampul pot bunga, keranjang sampah,” tuturnya.
Ia menambahkan tujuan utama dari pelatihan ini adalah bisa memperluas pemasaran usaha peserta agar dapat masuk ke dalam pasar lokal, nasional, dan online yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas.
Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dari tiga modal PNM. Dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan UMKM, PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan sosial.
Sebagai informasi, hingga hingga 30 Juni 2023 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp33,31 T kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 14.667.860 juta Nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.843 kantor layanan PNM Mekaar dan 642 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 35 Provinsi, 432 Kabupaten/Kota, dan 6.018 Kecamatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Zaenuri Hamka selaku Owner dari Purnama Shop dan Narasumber, oleh Ibu Heni Ernawati selaku Sekertaris Kecamatan Kopang, Haji Salamudin selaku Offtaker Kerajinan Anyaman Bambu. (TN-04)





