Perjuangkan Rp 5 Miliar setiap Desa, Lalu Ari siap Maju ke DPR RI Dapil Lombok
Mataram, Talikanews.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB, Lalu Hardian Irfani siap meninggalkan Gedung Udayana menuju Gedung Senayan DPR RI tahun 2024 mendatang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Lombok.
Lalu Ari merasa optimis melenggang ke DPR RI karena niatnya akan memperjuangkan setiap desa bisa menerima Dana Desa (DD) sebesar Rp 5 Miliar.
“Melihat kondisi saat ini, Dana Desa sangat efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan ekstrim. Saya sudah kalkulasi, Rp 5 Miliar per desa tidak akan membebani APBN karena prinsipnya, pembangunan berbasis desa merupakan keharusan yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Ini yang akan saya perjuangkan jika terpilih menjadi Anggota DPR RI Dapil Lombok,” katanya Senin 3 Juli 2023.
Lalu Ari menuturkan, kondisi desa diseluruh indonesia tidak jauh beda dengan NTB. Oleh karena itu, perlu diperjuangkan supaya desa bisa mendapatkan DD Rp 5 Miliar. Mengenai pengawasan nantinya jika benar terealisasi agar tidak menimbulkan penyelewengan. Tentu ada pengawasan dan pendampingan yang ketat.
Lalu Ari ingin berkhidmat melayani dan mengampaikan aspirasi masyarakat Pulau Lombok. Setidaknya Pemilu Legislatif tahun 2024, PKB dapat diwakili oleh putra daerah NTB di DPR RI, sebelumnya dua periode, perwakilan Anggota DPR RI PKB dari Dapil Pulau Lombok bukanlah putra asli kelahiran Pulau Seribu Masjid.
Lalu Ari ingin mermperluas perkhidmatan kepada masyarakat. Posisinya sebagai Anggota DPRD NTB saat ini ruang berkhidmat sedikit lebih terbatas. Sebab, dirinya hanya mewakili masyarakat yang ada di satu daerah pemilihan yang ada di satu kabupaten, yakni Lombok Tengah. ”Insya Allah di DPR RI saya melihat ada ruang pengabdian yang lebih lebar,” ujarnya.
Lalu Ari memiliki visi yang jelas untuk mewujudkan sistem legislatif yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi umat Islam, serta mempromosikan nilai-nilai agama yang menjadi pijakan bagi masyarakat.
Salah satu komitmen yakni memastikan bahwa legislasi dan budgeting yang ada akan memperkuat dan melindungi hak-hak umat Islam, serta memajukan kepentingan mereka di berbagai bidang, seperti pendidikan Islam, keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Salah satu fokusnya adalah memperjuangkan peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas bagi anak-anak, serta mengadvokasi kebijakan yang mendukung pembangunan dan pemeliharaan masjid.
“Saya memantapkan tekad kuat untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan politik. Saya berencana untuk mendirikan forum konsultasi publik yang melibatkan pemimpin agama, akademisi, serta anggota masyarakat lainnya untuk mendiskusikan dan merumuskan kebijakan yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari,” ungkapnya.
Lalu Ari juga berkomitmen melawan diskriminasi dan intoleransi terhadap umat Islam. Ia hendak mewakafkan diri untuk memperjuangkan kebijakan yang melindungi kebebasan beragama dan menghentikan tindakan diskriminatif terhadap umat Islam, baik dalam lapangan pekerjaan maupun di masyarakat umum.
”Hanya dengan kita menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai perbedaan, masyarakat dapat berkembang dalam harmoni dan perdamaian,” ucap Lalu Ari. (TN-06)





