
Mataram, Talikanews.com – Memasuki musim kemarau pada Bulan Mei hingga September mendatang, di Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, minta Kabupaten/Kota segera berkoordinasi.
“Saya menghimbau semua stakeholder supaya menjadi garda terdepan dalam menghadapi musim kemarau. Kita terus update apa yang terjadi dan harus diperhatikan bagaimana kesiapan menangani musim kemarau ini,” katanya, Selasa 28 Maret 2023.
Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ruslan Abdul Gani menyampaikan, sebanyak sembilan daerah di NTB akan mengalami kemarau kecuali Kota Mataram. Sehingga harus menjadi fokus terdampaknya musim kemarau.
“Alhamdulillah Provinsi siap menghadapi musim kemarau dan akan kita tindaklanjuti dengan Rakor mengundang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten/Kota, Basarnas, TNI/Polri dan seluruh stakeholder akan kita undang untuk membicarakan lebih ke teknis,” tuturnya.
Beberapa hal yang perlu diantisipasi memasuki musim tersebut, salah satunya terkait kebakaran hutan, kemarau yang lebih awal dan lebih lama sehingga harus segera dikoordinasikan.
“Wujud perhatian Gubernur dan Wakil Gubernur NTB ini, membuat kita segera mempersiapkan dan menindaklanjuti rencana rakor itu,” pungkasnya (TN-07)