Ketua IMI NTB Tanggapi Pernyataan Komisi II DPRD terkait Sirkuit MXGP Tohpati Mataram, Mari Diskusi

Mataram, Talikanews.com – Pernyataan salah seorang Anggota Komisi II DPRD NTB, Made Slamat mengenai keberadaan Sirkuit MXGP di Tohpati, Mataram yang dapat menganggu kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Ditanggapi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra.
Bagi sapaan dr. Jack ini, semua orang bebas berpendapat, terlebih seorang wakil rakyat sebagai bentuk kepedulian atas aspirasi masyarakat.
“Jika ada yang belum dipahami terkait lokasi pembangunan Sirkuit MXGP di Tohpati. Silahkan undang kami, siap duduk bersama untuk berdiskusi dan menjelaskan kronologisnya. Alhamdulillah masyarakat setempat well come karena dibukakan peluang usaha,” kata dr. Jack, Minggu 19 Februari 2023.
Ia menjelaskan, pembangunan Sirkuit MXGP tersebut tidak ada kaitannya dengan pak Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah. Termasuk tidak menggunakan APBD, melainkan murni hasil sumbangan proposal.
“Kita bangun Sirkuit MXGP di Tohpati itu karena IMI ingin mencetak atlet nasional bahkan internasional dari NTB,” ungkap dr. Jack.
Mengenai lahan lokasi Sirkuit lanjutnya, diberikan minjam secara percuma oleh pak Farid, seluas 6 hektare di luar lahan tempat parkir supaya tidak terjadi kemacetan. Perjanjian pinjam lahan itu dalam jangka waktu 5 tahun.
“Kami juga paham bahwa Lombok ini daerah 1000 Masjid. Kalau waktu adzan tiba, tentu kita break (istirahat) supaya tidak menganggu kegiatan masyarakat sekitar. Sekali lagi, pembangunan itu tidak ada kaitannya dengan pak Gubernur,” tegasnya.
Disinggung kenapa Sirkuit Lantan Lombok Tengah tidak dimanfaatkan? Dijelaskan dr Jack, hasil penilaian pihak Infront, Sirkuit memiliki standarisasi sehingga dipastikan bahwa Sirkuit Lantan tidak memenuhi standar untuk MXGP. Namun akan dipergunakan sebagai venue pekan olahraga provinsi (Porprov) NTB XI 2023.
dr Jack menambahkan, yang membangun Sirkuit di Tohpati murni dari IMI dan Sirkuit tersebut milik IMI NTB yang diberi nama Sirkuit MX IMI NTB, karena ingin menjadikan NTB lokomotif otomotif.
“Membuat Sirkuit itu karena Hobi, kalau daerah tidak berbuat, pasti IMI pusat tidak akan suport kegiatan di daerah,” ujarnya.
Menurut dr. Jack, keberadaan Sirkuit MXGP di Tohpati itu akan mendatangkan multiplier efek bagi masyarakat dan daerah. Karena, ada rencana pembangunan lapangan Golf internasional bersebelahan dengan Sirkuit Tohpati. Oleh karena itu, tentu masyarakat setempat bisa mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dari sekarang.
“Jika rencana itu terealisasi, tentu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, daerah bisa mendapatkan pendapatan asli daerah ketika hotel banyak pengunjung,” tutupnya.
Sekali lagi, ia sangat berharap supaya duduk bersama untuk berdiskusi kaitan dengan pembangunan daerah, terlebih kemajuan IMI yang akan mencetak atlet bidang otomotif.
dr Jack menambahkan, IMI NTB juga punya rencana memperpanjang lintasan Sirkuit road race yang di Selagalas menjadi 1200 meter untuk dijadikan sekolah balap. “Anggaran juga dari dana proposal, tidak ada dari APBD,” pungkasnya (TN-red)





