Persiapan pelaksanaan Porprov NTB sudah 100 persen, Pembukaan Dihadiri Perwakilan Menpora dan Waketum KONI

Mataram, Talikanews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat memastikan persiapan pembukaan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI di Kota Mataram pada 18-26 Pebruari 2023 sepenuhnya sudah siap 100 persen. Untuk pembukaannya akan dihadiri Wakil Ketua KONI Pusat, Suwarno dan perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Untuk persiapan sudah sepenuhnya siap baik untuk pembukaan dan pertandingan,” kata Sekretaris KONI NTB, M Nur Haedin, Kamis 16 Februari di Mataram.

Ia mengatakan untuk atlet yang terlibat dipastikan sebanyak 3.647 orang, oficial 1.043 orang sehingga totalnya keseluruhan menjadi 4.690 orang.

“Mereka ini akan bertanding di 35 cabang olahraga. Bahkan jumlah atlet lebih banyak dari Porprov sebelumnya,” ujarnya.

Menurut dia, atlet dan ofisial dari 10 kabupaten kota di NTB akan mulai berdatangan di Kota Mataram pada 17 Pebruari. Namun dari itu sejumlah atlet dari beberapa Cabor sudah ada yang datang lebih dahulu ke Mataram.

“Dari 35 Cabor yang dipertandingkan, Cabor Sepakbola dan Paralayang yang sudah mulai dilombakan,” terang Bang Edo sapaan akrabnya.

Untuk perangkat pertandingan, KONI NTB mendatangkan 30 persen wasit dari luar NTB. Hal ini untuk menjaga kualitas pelaksanaan Porprov NTB akan lebih baik dan meningkat.

“Porprov ini bukan sekedar Porprov, tapi sangat strategis karena kita semua bangun kemitraan meningkatkan sportivitas dalam rangka persiapan kita menjadi tuan rumah PON 2028, makanya keterlibatan wasit dari luar penting untuk meningkatkan kualitas pertandingan,” ucapnya.

Terkait pembukaan Porprov direncanakan akan dihadiri Wakil Ketua KONI Pusat Suwarno dan perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Jadi Porprov akan dihadiri KONI pusat dan Kemenpora,” ujar Edo.

Sementara terkait izin keamanan, menurutnya Polda NTB sudah memberikan izin agar pelaksanaan Porprov bisa berjalan.

“Kami apresiasi atas pemberian oleh Polda NTB. Jadi kalau soal izin dari pihak kepolisian sudah tidak ada masalah,” katanya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button