Pemprov NTB Apresiasi Optimisme Panitia Porprov XI Dibalik Keterbatasan Anggaran

Mataram, Talikanews.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengapresiasi optimisme panitia pekan olahraga provinsi (Porprov) NTB ke – XI , pada bulan Februari mendatang, dibalik keterbatasan anggaran. Apresiasi itu dilontarkan Sekretaris Daerah NTB, H. L. Gita Ariadi seusai rapat pleno Porprov, Senin 9 Januari 2023.

Sekda menegaskan, dalam rapat itu sangat komprehensif laporan persiapan untuk Porprov dismapaikan oleh panitia, di tengah keterbatasan anggaran namun sangat optimis.

“Kalaupun fiskal terbatas dari permintaan panitia Rp 14 Miliar, namun Pemprov NTB hanya bisa menyiapkan Rp 7 Miliar. Tapi panitia sudah skenario bagaimana partnership dengan dunia usaha, BUMN, BUMS, masyarakat dan OPD, berkolaborasi dapat terwujud suksesnya Porprov,” kata dia.

Spirit gotong royong yang disampaikan itu, ditambah panitia berkomitmen dengan penuh tanggungjawab untuk mensukseskan Porprov dengan standar nasional.

“Ini langkah awal mendapatkan gambaran roadmap menuju 20 Medali Emas pada PON 2021-2024 di Medan dan Aceh akan datang,” ungkap Sekda.

Selain persiapan PON 2021-2024 kata Sekda, sekaligus gambaran bekerja persiapan PON 2028 NTB-NTT akan datang. Oleh karena itu, Sekda berpesan supaya KONI dan panitia Porprov tahun ini memproyeksikan yang mana atlet potensial, mana yang sudah siap, dan siapkan pelatih profesional juga.

“Segala hal penyelenggaraan, belajar menjadi panitia yang baik, siapkan venue, akomodasi belajar dari penyelenggaraan event skala nasional dan internasional yang pernah berjalan di NTB. Sehingga PON 2022-2028 nanti, kita benar-benar siap sebagai tuan rumah,” pesan Gita.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat Mori Hanafi memastikan Porprov itu siap digelar dari tanggal 18 – 26 Februari 2023, dipusatkan di Kota Mataram.

“Secara keseluruhan persiapan sudah 70 – 75 persen. Kita optimis sampai tanggal 18 Februari segala persiapan akan jadi sempurna,” tutur Mori.

Mori Hanafi menyampaikan gambaran umum dari bidang pertandingan dan keabsahan. Pihaknya juga sudah melakukan identifikasi. Sampai saat ini ada sekitar 4.910 Atlet dan official yang akan terlibat di Porprov tersebut.

Jumlah itu kata Mori, terjadi peningkatan jika dibandingkan pelaksanaan Porprov 2018 lalu hanya melibatkan 3.600 an Atlet. Artinya telah terjadi penambahan sekitar 1.300 an Atlet.

Angka 4.910 itu lanjut Mori Hanafi, tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Ini mengingat, final pada bidang keabsahan akan tuntas pada malam ini.

Pihaknya juga telah melakukan pemetaan mengenai venue, cabor, nomor pertandingan, termasuk dari sisi akomodasi dari kebutuhan 2.720 kamar.

“Pemetaan venue, kemudian cabor nomor pertandingan sudah selesai. Kemudian pemetaan akomodasi dari kebutuhan kamar 2.720, sampai hari ini sudah siap 2.600 kamar. Yang pasti kesiapan kita sudah 70-75 persen,” tegas Mori Hanafi lagi.

Disinggung kebutuhan anggaran, KONI NTB mengusulkan anggaran Porprov sebesar Rp 14 miliar. Hanya saja, anggaran yang tersedia hanya saat ini sekitar Rp 7 miliar.

Padahal 2018 lalu, anggaran untuk Porprov mencapai Rp10,5 miliar yang hanya 26 cabor dengan melibatkan 3.600 an Atlet. Sementara pada Porprov kali ini, pelibatan jauh lebih besar yaitu mencapai 4.910 Atlet dengan 35 cabor.

“Soal anggaran terus terang, kita hanya dianggarkan oleh Pemprov NTB sebesar Rp 7 miliar. Ini anggaran sangat jauh dari mencukupi. Jadi kita sudah menghitung lagi, kalau Rp10,5 miliar bisalah kita laksanakan. Jadi masih ada sisa (kekurangan) Rp3,5 miliar,” bebernya.

Mori tetap optimis bisa menutupi kekurangan tersebut. “Insya Allah kita tutupi dengan sponsor dan kita akan jual air minum juga. Kalau kita jual 100.000 botol saja bisa dapat Rp30 an juta. Walaupun berat kita optimis bisa terpenuhi kebutuhan ini,” ujarnya.

Menyangkut Venue sekitar 34 venue dengan kesiapan fasilitas baru mencapai 50 persen. Sehingga terus bekerja bersama dengan harapan, hingga hari “H” semuanya sudah rampung. Ia mengajak seluruh pihak agar mendukung dan menyukseskan Porprov XI NTB 2023 ini.

“Kita bekerja terus. Karena kita sudah target, Porprov (XI NTB 2023) ini rasa PON (Pekan Olahraga Nasional) dengan standar Nasional. Sekali lagi, kita optimis, semua akan tertuntaskan,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button