
Mataram, Talikanews.com – Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Nusa Tenggara Barat gelar konsolidasi internal untuk menghadapi pekan olahraga provinsi (Porprov) NTB pada bulan Februari mendatang.
Ketua PERKEMI NTB, Ibnu Salim membenarkan ada rapat konsolidasi persiapan Porprov internal Shorinji Kempo NTB, yang diakhiri dengan latihan ringan pemantapan teknik oleh para Yudhansa Senior, pada Sabtu 7 Januari 2023, di Mataram.
“Pertemuan dan latihan ringan yang sangat luar biasa, terima kasih para Simpe,” kata Ibnu.
Menurut Ibnu Salim, pertemuan itu dalam rangka persiapan Perkemi menghadapi Porprov yang tinggal 40 hari. “Kita bahas bersama panitia Porprov di internal yang kita bentuk agar terus mengkonsolodasikan persiapan sekligus mengkoordinasikan Pencab Perkemi Kabupaten/Kota untuk kesiapan Atlet,” tuturnya.
Tidak hanya itu lanjut Ibnu Salim, perlu juga mempersiapkan ketersidiaan sarana dan prasarana (Sarpras) pertandindinagan, kemudian akomodasi Atlet kempo, wasit, baik lokal maupun yang akan di datangkan dari PB Perkemi.
Mengenai berapa Atlet yang akan diturunkan pada Porprov mendatang, baik Atlet wanita dan Pria. Ibnu Salim belum berani memastikan karena masih menunggu informasi dari panitia Porprov Kempo.
“Semua ini kita bahas agar pada saat Porprov semua siap, karena setelah itu kita akan menghadapi pra PON yang jaraknya dekat,” ungkapnya.
Ibnu Salim menambahkan, untuk target pada PON 2028 NTB dan NTT, Perkemi tetap pertahankan 2 emas, kalau bisa akan bertambah.
Di satu sisi, Ketua KONI NTB, Mirip Hanafi sudah memastikan Porprov akan digelar Februari mendatang. Pada Porprov NTB, KONI sudah memetakan cabor yang akan dipertandingkan. Ada 26 cabor yang pasti dipertandingkan, yakni atletik, balap motor, balap sepeda, biliar, basket, voli, bridge, bulutangkis, catur, drumband, karate, kempo, dan menembak.
Kemudian, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, senam, sepakbola, futsal, sepak takraw, tarung derajat, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju. ”Selain itu ada beberapa cabor tambahan yang diusulkan pengprovnya,” cetusnya.
Cabor tambahan ini berdasarkan usulan pengprov yang sesuai dengan yang dipertandingkan di PON dan mengikuti syarat ketentuan minimal jumlah pengkab/pengkot serta ketentuan teknis lainnya.
Cabor yang diusulkan pengprov masing-masing adalah esport, triathlon, selancar ombak, petanque, kick boxing, aerosport (paralayang), kurash, sepatu roda, dan wushu. (TN-red)