Kawasan Sirkuit Mandalika Lombok Masuk Status Tanggap Darurat Bencana
Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Menetapkan Empat Kecamatan status tanggap darurat bencana, masuk Kawasan Sirkuit Mandalika.
Adapun Wilayah tersebut yakni Kecamatan Pujut seperti di Kawasan Sirkuit Mandalika. Kemudian Kecamatan Batu Kliang Utara, Batu Kliang dan Kecamatan Praya Timur.
Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Ma’ruf, menyampaikan, status tanggap darurat ini diberlakukan mulai hari ini Senin tanggal 26 Desember 2022 sampai 14 hari kedepan, berada dilokus bencana alam banjir dan pohon tumbang.
“Untuk status siaga darurat bencana berlaku sampai tanggal 31 Maret 2023,” kata Ridwan, Senin 26 Desember 2022.
Ridwan mengaku sudah mendata wilayah yang terdampak bencana banjir dan pohon tumbang, serta jumlah kepala keluarga yang menjadi korban bencana.
Contohnya di Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut, sebanyak 232 kepala keluarga tergenang air setinggi orang dewasa saat terjadi banjir Sabtu kemarin. Kemudian Desa Mertak, Dusun Akar-akar dan Dusun Bumbang sebanyak 70 kepala keluarga terdampak.
Dilanjutkan di Dusun Kelongkong, Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, sebanyak 120 kepala keluarga terdampak dan sebanyak 20 kepala keluarga terendam air.
Sedangkan di Desa Kuta Lombok Tengah, Sebanyak 15 kepala keluarga yang terdampak yang ada di Dusun Rangkep, juga masuk kawasan Sirkuit.
“Di Desa Kidang, berdasarkan data yang diterima BPBD, sebanyak 100 kepala keluarga yang terdampak khusus di Dusun Peras,” tuturnya.
Kemudian untuk wilayah utara Lombok Tengah, ada beberapa bencana pohon tumbang yang terjadi akibat angin kencang dengan jumlah 12 pohon tumbang.
“Tapi itu sudah di eksekusi oleh BPBD dan Dinas Perkim,” kata Ridwan.
Total rumah yang terbawa angin kencang dan tertimpa pohon sekitar tujuh rumah dan 2 Pondok Pesantren. Ada juga Jembatan penghubung Tumpak – Pengembur, rusak tidak bisa dilintasi.
“Terhadap korban yang terdampak, kita sudah salurkan bantuan Sembako, Selimut, Hambal, beras, minyak, gula, sabun,” tutupnya (TN-red)





