Mahasiswi Universitas Mataram ini Olah Buah Nangka menjadi Kripik “Kenang Aja”

Mataram, Talikanews.com – Salah seorang Mahasiswi Universitas Mataram, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Mas Ayu Rizka Septiani Putri dan teman-temannya berhasil mengolah buah Nangka menjadi kripik yang diberi nama “Kenang Aja”.

Sapaan Putri yang masih duduk di Semester 5 ini mengatakan, kesuksesan tidak dijemput dari latar belakang strata sosial, melainkan dari kegigihan dan konsistensi mendobrak kreatifitas membangun perubahan.

“Kegigihan itu mampu menghasilkan produk makanan ringan dari buah nangka menjadi keripik yang gurih dan enak dengan aneka rasa,” ungkapnya, Jumat 16 Desember 2022.

Putri menuturkan, produk nangka menjadi kripik ini sebelumnya pernah dijalani oleh para mahasiswa Prodi yang sama, yang dapat membangkitkan gairan para mahsiswa ini untuk melanjutkan apa yang telah di hasilkan oleh rekan mahasiswa sebelumnya. Saat ini bersama teman-teman semester 7 membuat kripik dari bahan Nangka, menjalankan program Institutional Support System Merdeka Belajar Kampus Merdek (ISS MBKM).

“Jadi kami ingin mencoba buah nangka dijadikan kripik. Sebelumnya Nanas diolah menjadi kripik,” tutur sapaan.

Kripik Nangka yang kini telah menjadi makanan ringan idola para mahasiswa Universitas Mataram ini di beri nama Kripik nangka “Kenang Aja” (Keripik Nagka Asli Juara Rasanya, red), yang diproduksi sendiri oleh para Mahasiswa.

Memulai ide, Putri dan teman-temannya mengajukan proposal, dan alhamdulillah dinyatakan lolos pihak Kampus.

Kelompok usaha produk Kripik nangka ini terdiri dari 5 (lima) orang mahasiswa pada program studi Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan semester 5 dan 7 terdiri Universitas Mataram.

Nama para mahasiswa yang telah berhasil menjadikan buah nagka menjadi kripik yang cukup digemari karena rasa serta aromanya yang mengguggah selera itu antara lain, Dina Aulia, Lingke Yohanis, Muhammad Zainul Majdi, Mas Ayu Rizka Septiani Putri, Muh.Alpan Rasyid Mahmudi.

Dalam rangka mendukdung keberlanjutan usaha yang dirintis ini Putri dan empat rekannya merogoh kantung sendiri dan didukung oleh bantuan dana yang diberikan pihak Kampus.

Karena dasar program kegiatan pembuatan kripik nangka ini berasal dari kampus juga, sehingga mereka membuat produk nangka kripik ini menjadi salah satu makanan ringan yang sering diincar para mahasiswa dan masyarakat umum lainnya.

Lokasi produksi kripik nangka ini di Lendang Nangka, Lombok Timur. Untuk harga kata Putri, masih terbilang murah meriah sekitar Rp.15.000/bungkus. Untuk pemasaran baru pada lingkup terdekat, main di teman teman, serta para mahasiswa dan dosen serta seluruh sivitas academika Universitas Mataram.

Pada bagian lain untuk pemasaran diluar atau umum pihaknya masih melakukan koordinasi dengan para pihak seperti ditempat poameran dan lain-lain.

Pemasaran hasil produk kripik nangka ditempat-tempat pameran belum dilakukan karena kami masih kekurangan informasi, dan kami juga menyadari bahwa produk kami ini juga masih baru.

“Artinya butuh bantuan para pihak untuk menginformasikan kepada kami agar kami bisa lebih berkembang lagi dalam kegiatan usaha ini,” ujar Putri.

Yang jelas, menjaga kualitas produk menjadi misi utama sebagai salah satu startegi mempertahankan pelanggan. (TN-red)

Exit mobile version