Kompetisi Liga 3 Bank NTB Syariah kembali Kick Off 20 Desember, Mori: Harus Tuntas Bulan Ini

Mataram, Talikanews.com – Asprov PSSI NTB kembali kick-off kompetisi Liga 3 Bank NTB Syariah, tanggal 20 Desember mendatang. Karena, kompetisi ini sebelumnya dihentikan sementara usai tragedi Kanjuruhan, Jawa Timur. Saat itu kompetisi Liga 3 memasuki babak delapan besar.

”Setelah ada surat edaran dari PSSI Pusat terkait kompetisi tingkat nasional, maka Liga 3 NTB harus selesai bulan ini,” ungkap S.O PSSI NTB, Mori Hanafi, Selasa 13 Desember 2022 di Kantor PSSI NTB.

Mori menegaskan, kick-off kompetisi Liga 3 Bank NTB Syariah itu berdasarkan hasil rapat. Terlebih Liga 1 sudah di kick-off pasca asal larangan dari pemerintah akibat tragedi Kanjuruhan Jatim.

Hasil rapat, lanjutkan Liga 3 NTB, sempat distop pasca ada larangan dari pemerintah pusat,

“Liga 1 saja sudah kick-off lagi tanggal 6 Desember, sehingga Liga 3 dipersilahkan untuk dilanjutkan dan menuntaskan yang pertandingan,” kata dia.

Ketua KONI NTB ini menegaskan, Liga 3 Bank NTB Syariah itu dipastikan Final tanggal 28 Desember mendatang di Lombok, pertimbangan keamanan. Namun, Asprov PSSI sedang mengurus izin ke Polda NTB, kaitan apakah diperbolehkan ada penonton ataupun tidak. “Yang jelas, apapun hasilnya, kami tetap terima, tapi mudahan diperbolehkan banyak penonton,” ujarnya.

Mori menambahkan, kompetisi Liga 3 Bank NTB Syariah ini sudah masuk babak delapan besar. Adapun yang akan berkompetisi babak delapan besar dari Pulau Sumbawa yakni Persebi, Lebah FC, Panser dan Persidup Dompu. Sedangkan club dari Lombok seperti Perslotim, Bima Sakti, PS Mataram dan Lombok FC. “Dari delapan besar itu ada yang sudah bertanding saat di pulau Sumbawa,” tutur Mori.

Aprov PSSI NTB juga akan menggelar piala Soeratin U17 yang di kick-off tanggal 6 Januari akan berakhir awal Februari yang diikuti 19 klub sudah mendaftar, klub itu akan dibagi menjadi dua, untuk tiga di Lombok dan dua di Pulau Sumbawa.

Kemudian U15 rencana kick-off tanggal 13 Februari. Sedangkan U13 dimulai tanggal 21 Januari akan berakhir awal Februari. “Kita juga akan gulirkan piala Pertiwi,” katanya.

Mori mengaku, piala Soeratin ini digelar bentuk pembinaan terhadap anak muda pencinta sepak bola dengan harapan memunculkan bibit baru yang berprestasi dan berkelanjutan agar terampil di persepakbolaan, meskipun kondisi keuangan kurang, namun diyakini mampu menjalankan dengan sebaiknya.

“Mohon masyarakat bersabar, PSSI NTB on the track dan tetap menuntaskan apa yang menjadi program,” tutupnya. (TN-red)

 

 

 

 

Related Articles

Back to top button