Maksimalkan target PAD PBB, Bapenda Loteng terapkan “Calling” hingga ke Desa, Ini Kecamatan Capaian Terendah

Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara menerapkan Calling pajak bumi dan bangunan (PBB), hingga ke Desa-Desa. Langkah ini upaya pemerintah daerah menyadarkan masyarakat agar taat pajak.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pendapatan pada Bapenda Lombok Tengah, L Nurhidayat Suharta mengatakan program menyadarkan masyarakat taat pajak ini diberi nama calling PBB. Dimana, petugas dari Dinas mengumumkan ke semua Desa untuk membayar pajak PBB, menggunakan Mobil dan pengeras suara.

“Calling PBB ini juga bekerjasama dengan para sedahan yang ada di Kecamatan, dan Desa untuk mengingatkan masyarakat supaya membayar PBB,” katanya Selasa 25 Oktober 2022.

Nurhidayat memaparkan target PAD Loteng dari PBB sendiri sebesar Rp 22 Miliar, namun yang terealisasi Rp 13 Miliar lebih atau 62 persen. Nurhidayat optimis target itu terealisasi hingga akhir tahun 2022 khusunya sumber PBB.

“Sampai bulan Desember kita terus berusaha maksimal agar mencapai target itu,” ujarnya.

Nurhidayat menuturkan, ada Enam Kecamatan capaian PBB paling rendah seperti Kecamatan Batukliang diangka 45,86 persen, kemudian Pringgerata sebanyak 52,29 persen, Kecamatan Praya Tengah 59,79 persen, Praya Barat 46,73 persen, Pujut 49,79 persen dan Kecamatan Jonggat diangka 49,73 persen. (TN-04)

Exit mobile version