Target Ketua DPRD di Pileg 2024, PPP akan Resufle Kepengurusan

Mataram, Talikanews.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus melakukan gerakan perbanyak silaturahmi dengan para tokoh untuk bisa menduduki peringkat tiga pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Bila perlu melakukan resufle kepengurusan mulai dari DPW hingga DPC. Sehingga apa yang menjadi bidikan yakni kursi Ketua DPRD NTB bisa terealisasi.

“Kami membidik kursi Ketua DPRD NTB pada pileg 2024 mendatang dan sangat optimis bisa tercapai kalau melihat gerakan para kader. Karena, posisi ketua DPRD itu akan menambah posisi tawar PPP dalam konstelasi Pilkada NTB 2024,” ungkapnya, Kamis 6 Oktober 2022.

Muzihir menjelaskan, kalau melihat hasil pileg 2019 lalu, PPP menempati urutan ketiga. Sehingga pada Pileg 2024, PPP NTB mematok target tinggi. Hal ini sangat relevan dengan instruksi DPP PPP.

“Kami tidak mimpi tapi kepingin. Sekarang tiga besar. Nanti kepinginan jadi pemenang,” katanya.

Menurut Muzihir, jika PPP mampu mendapatkan 10 kursi pada Pileg 2024. Maka yang terpilih menjadi Gubernur ke depan harus berjasa ke partai berlambang ka’bah ini. Artinya, untuk menjadi gubernur bukan perkara sulit.

“Iya kita minta calon meskipun bukan kader sendiri, tentu kita buka peluang untuk yang lain. Nanti kita pakaikan jas PPP. Lain ceritanya kalau sudah jadi pemenang,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan mesin PPP pihaknya akan melakukan penyempurnaan kepengurusan. Sejumlah kader akan diresufle baik tingkat DPW maupun tingkat DPC.

Pergantian kepengurusan itu dikarenakan ada yang meninggal, tidak aktif dan ada juga yang statusnya berubah semula sebagai guru honorer, kini sudah menjadi guru P3K.

“DPW dan DPC memang ada yang tidak aktif. Cuma hari ini tidak boleh merubah apapun. Nanti setelah Sipol selesai dan KPU sudah umumkan,” terangnya.

Muzihir berdalih bukan bahasanya memecat melainkan menyempurnakan. “Kalau untuk dipecat ndak ada. Hanya penyempurnaan,” ungkapnya.

Selain merevisi kepengurusan, PPP yang konsisten dengan azas Islamnya masih meyakini masyarakat NTB akan menentukan pilihan ke PPP. Muzihir malah memastikan tidak ada partai lain seperti PPP yang berazazkan Islam.

“PPP jelas satu satunya yang punya azaz Islam. Yang lain azaznya nasioolias. Cuma basis masanya rata rata umat Islam,” pungkasnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button