Liga 3 NTB Syariah Dihentikan sementara, Ini Penyebabnya?
Mataram, Talikanews.com – Kompetisi Liga 3 Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) NTB Syariah, yang di kick-off tanggal 6 Agustus 2022, di Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Turide Mataram, terpaksa di hentikan sementara akibat tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang memakan 129 korban jiwa.
Ketua Umum PSSI Provinsi NTB, Mori Hanafi bersurat kepada Ketua Askab/Askot PSSI se-NTB, Ketua/Manager Klub Anggota Asprov PSSI, Masyarakat Pecinta Sepakbola NTB.
Dalam surat berbunyi, menyikapi permasalahan sepakbola Indonesia khsususnya kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang yang mengkibatkan korban meninggal sebanyak 129 orang yang berdampak kepada keberlanjutan kompetisi Asprov PSSI NTB tahun 2022 serta arahan dariS ekretaris Jenderal PSSI, Komite Eksekutif Asprov PSSI NTB telah melaksanakan rapat dan memutuskan.
Pertama, Asprov PSSI NTB menyampaikan bela sungkawa mendalam atas terjadinya tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur dan semoga menjadi kejadian terakhir dalam persepakbolaan di Indonesia.
Kedua, menunda pelaksanaan Liga 3 Bank NTB Syariah sampai batas waktu yang tidakd itentukan dan menunggu keputusan Pemerintah dan PSSI.
Ketiga, hasil pertandingan Babak Delapan Besar yang telah berlangsung pada group F tetap berlaku dan akan dilanjutkan setelah ada keputusan pemerintah dan petunjuk dari PSSI.
Kemudian keempat, Klub yang saat ini sedang berada di Mataram (Group E) yaitu Persidom Dompu dan Panser FC serta klub yang berada di Bima (Group F) yaitu PS. Mataram, PS. Bima Sakti dan Lebah FC dipersilahkan Kembali ke daerah masing – masing.
Kelima, untuk mengisi kekosongan waktu, Asprov PSSI NTB membuka layanan pendaftaran untuk Piala Soeratin U17, U15, U13 dan Piala Pertiwi yang akan dibuka pada Minggu kedua bulan Oktober 2022 (surat pemberitahuan menyusul).
Terakhir, pelaksanaan piala Soeratin U17, U15, U13 dan Piala Pertiwi menunggu keputusan Pemerintah dan PSSI.
Mori menjelaskan, Liga 3 NTB Syariah itu di ikuti sebanyak 26 klub bola yang berkompetisi. Dari 26 klub itu ada 8 klub baru, kemudian 4 klub di Pulau Lombok dan 4 klub lagi di Pulau Sumbawa. Kompetisi Liga 3 ini dibagi 4 grup terdiri dari Full A, B, C dan D.
“Ini berdasarkan hasil rapat, Liga 3 NTB Syariah di hentikan mulai tanggal 5 Oktober 2022. Namun penghentian itu masih bersifat sementara,” tutup Mori. (TN-red)





